Majaalisu Syahru Ramadhaan
Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullaah
Kajian Ramadhan
Pedoman Transliterasi.
Pengantar Penerbit (Edisi Arab).
Kajian Pertama
Keutamaan Bulan Ramadhan.
1. Sifat Pertama.
2. Sifat Kedua.
3. Sifat Ketiga.
4. Sifat Keempat.
5. Sifat Kelima.
Kajian Kedua
Keutamaan Puasa.
Kajian Ketiga
Hukum Puasa Ramadhan.
Kajian Keempat
Hukum Shalat Malam Bulan Ramadhan.
Kajian Kelima
Keutamaan Membaca al-Qur-an dan Macam-macamnya.
Kajian Keenam
Klasifikasi Manusia dalam Menjalankan Puasa.
Kajian Ketujuh
Klasifikasi Manusia Berkenaan dengan Kewajiban Puasa.
Kajian Kedelapan
Lanjutan Klasifikasi Manusia dalam Menjalankan Puasa dan Hukum-hukum Qadha.
Kajian Kesembilan
Hikmah Puasa.
Kajian Kesepuluh
Adab-adab Menjalankan Puasa Wajib.
Kajian Kesebelas
Adab-adab Puasa yang Disunnahkan.
1. Makan Sahur.
2. Segera Berbuka Puasa.
3. Banyak Membaca al-Qur-an, Berdzikir, Berdo'a, Shalat, dan Sedekah.
4. Mengingat Agungnya Nikmat Puasa.
Kajian Kedua Belas
Jenis Tilawatul Qur-an yang Kedua.
Kajian Ketiga Belas
Adab Membaca al-Qur-an.
1. Mengikhlaskan Niat Karena Allah.
2. Membaca dengan Penghayatan.
3. Membaca dalam Keadaan Suci.
4. Tidak Membaca di Tempat yang Kotor atau di Perkumpulan yang Tidak Bisa Diam Mendengarkan.
5. Membaca Ta'awudz.
6. Memperindah Suara.
7. Membaca dengan Tartil.
8. Melakukan Sujud Tilawah.
Kajian Keempat Belas
Hal-hal yang Membatalkan Puasa.
Pertama, Jima' (Senggama).
Kedua, Mengeluarkan Air Mani dengan Sengaja.
Ketiga, Makan dan Minum.
Keempat, Sesuatu yang Bisa Disebut Semakna dengan Makan dan Minum.
Kelima, Mengeluarkan Darah dengan Cara (Berbekam).
Keenam, Muntah dengan Sengaja.
Ketujuh, Keluarnya Darah Haidh dan Nifas.
Kajian Kelima Belas
Syarat Batalnya Puasa
Syarat Pertama, Mengetahui.
Syarat Kedua, Ingat.
Syarat Ketiga, Sengaja.
Hal-hal yang Dibolehkan bagi Orang yang Berpuasa.
Zakat.
Harta yang Wajib Dizakati.
1. Sesuatu yang Tumbuh dari Tanah.
2. Binatang Ternak.
3. Emas dan Perak.
4. Barang Dagangan (Komoditi).
Orang-orang yang Berhak Menerima Zakat.
Kelompok Pertama dan Kedua, Orang-orang Fakir dan Miskin.
Kelompok Ketiga, Amil Zakat (Pegawai/ Pengurus Zakat).
Kelompok Keempat, Orang-orang Mualaf.
Kelompok Kelima, Riqab.
Kajian Keenam Belas
Zakat.
Harta yang Wajib Dizakati.
1. Sesuatu yang Tumbuh dari Tanah.
2. Binatang Ternak.
3. Emas dan Perak.
4. Barang Dagangan (Komoditi).
Kajian Ketujuh Belas
Orang-orang yang Berhak Menerima Zakat.
Kelompok Pertama dan Kedua, Orang-orang Fakir dan Miskin.
Kelompok Ketiga, Amil Zakat (Pegawai/ Pengurus Zakat).
Kelompok Keempat, Orang-orang Mualaf.
Kelompok Kelima, Riqab.
Kelompok keenam, orang yang menanggung utang (gharim).
Kelompok Ketujuh, Fi Sabilillah (Di Jalan Allah).
Kelompok Kedelapan, Ibnu Sabil.
Perang Badar.
Perang Penaklukan Kota Mekah (Fathu Makkah).
Sarana-sarana untuk Meraih Kemenangan yang Hakiki.
Keutamaan Sepuluh Hari Terakhir Bulan Ramadhan.
Meningkatkan Ibadah di Sepuluh Hari Terakhir dan Mencari Lailatul Qadr.
Gambaran Surga.
Kriteria Penghuni Surga.
Gambaran Neraka.
Sebab-sebab Masuk Neraka.
Pertama, Syirik Kepada Allah (Menyekutukan Allah).
Kedua, Mengkufuri Rukun Iman.
Ketiga, Mengingkari Kewajiban Lima Rukun Islam.
Keempat, Memperolok Allah Sub-haanahu wa Ta'aala, Agama-Nya atau Rasul-Nya.
Kelima, Mencaci Allah Sub-haanahu wa Ta'aala, Agama-Nya atau Rasul-Nya.
Keenam, Berhukum dengan Selain Hukum Allah.
Ketujuh, Berbuat Kemunafikan.
Sebab-sebab Masuk Neraka (Lanjutan).
Asbab Mufassiqah (Sebab-sebab yang Menimbulkan Kefasikan).
Pertama, Durhaka Kepada Kedua Orang Tua.
Kedua, Memutus Hubungan Kekerabatan.
Ketiga, Memakan Riba.
Keempat, Memakan Harta Anak Yatim dan Mempermainkannya.
Kelima, Memberikan Kesaksian Palsu.
Keenam, Memberikan Suap dalam Pemutusan Hukum.
Ketujuh, Sumpah Palsu.
Kedelapan, Memutuskan Hukum Tanpa Dasar Ilmu atau Secara Zhalim.
Kesembilan, Menipu Rakyat.
Kesepuluh, Melukis Sesuatu yang Bernyawa.
Kesebelas, Orang yang Kasar, Bakhil dan Sombong.
Kedua Belas, Menggunakan Bejana Emas dan Perak Ketika Makan dan Minum.
Zakat Fitrah.
Taubat.
Penutup Bulan.
===
Maraji'/ sumber:
Kitab: Majaalisu Syahru Ramadhaan, Penulis: Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullaah, Penerbit: Daruts Tsurayya lin Nasyr - Riyadh, Cetakan I, 1422 H/ 2002 M, Judul terjemahan: Kajian Ramadhan, Penerjemah: Salafuddin Abu Sayyid, Penerbit: al-Qowam, Solo - Indonesia, Cetakan V, 2012 M.
===
Ary Ambary Ahmad Abu Sahla al-Bantani
Sent from my BlackBerry® PIN 269C8299
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Kelompok Ketujuh, Fi Sabilillah (Di Jalan Allah).
Kelompok Kedelapan, Ibnu Sabil.
Kajian Kedelapan Belas
Perang Badar.
Kajian Kesembilan Belas
Perang Penaklukan Kota Mekah (Fathu Makkah).
Kajian Kedua Puluh
Sarana-sarana untuk Meraih Kemenangan yang Hakiki.
Kajian Kedua Puluh Satu
Keutamaan Sepuluh Hari Terakhir Bulan Ramadhan.
Kajian Kedua Puluh Dua
Meningkatkan Ibadah di Sepuluh Hari Terakhir dan Mencari Lailatul Qadr.
Kajian Kedua Puluh Tiga
Gambaran Surga.
Kajian Kedua Puluh Empat
Kriteria Penghuni Surga.
Kajian Kedua Puluh Lima
Gambaran Neraka.
Kajian Kedua Puluh Enam
Sebab-sebab Masuk Neraka.
Pertama, Syirik Kepada Allah (Menyekutukan Allah).
Kedua, Mengkufuri Rukun Iman.
Ketiga, Mengingkari Kewajiban Lima Rukun Islam.
Keempat, Memperolok Allah Sub-haanahu wa Ta'aala, Agama-Nya atau Rasul-Nya.
Kelima, Mencaci Allah Sub-haanahu wa Ta'aala, Agama-Nya atau Rasul-Nya.
Keenam, Berhukum dengan Selain Hukum Allah.
Ketujuh, Berbuat Kemunafikan.
Kajian Kedua Puluh Tujuh
Sebab-sebab Masuk Neraka (Lanjutan).
Asbab Mufassiqah (Sebab-sebab yang Menimbulkan Kefasikan).
Pertama, Durhaka Kepada Kedua Orang Tua.
Kedua, Memutus Hubungan Kekerabatan.
Ketiga, Memakan Riba.
Keempat, Memakan Harta Anak Yatim dan Mempermainkannya.
Kelima, Memberikan Kesaksian Palsu.
Keenam, Memberikan Suap dalam Pemutusan Hukum.
Ketujuh, Sumpah Palsu.
Kedelapan, Memutuskan Hukum Tanpa Dasar Ilmu atau Secara Zhalim.
Kesembilan, Menipu Rakyat.
Kesepuluh, Melukis Sesuatu yang Bernyawa.
Kesebelas, Orang yang Kasar, Bakhil dan Sombong.
Kedua Belas, Menggunakan Bejana Emas dan Perak Ketika Makan dan Minum.
Kajian Kedua Puluh Delapan
Zakat Fitrah.
Kajian Kedua Puluh Sembilan
Taubat.
Kajian Ketiga Puluh
Penutup Bulan.
===
Maraji'/ sumber:
Kitab: Majaalisu Syahru Ramadhaan, Penulis: Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullaah, Penerbit: Daruts Tsurayya lin Nasyr - Riyadh, Cetakan I, 1422 H/ 2002 M, Judul terjemahan: Kajian Ramadhan, Penerjemah: Salafuddin Abu Sayyid, Penerbit: al-Qowam, Solo - Indonesia, Cetakan V, 2012 M.
===
Ary Ambary Ahmad Abu Sahla al-Bantani
Sent from my BlackBerry® PIN 269C8299
powered by Sinyal Kuat INDOSAT