Showing posts with label shahih fiqih sunnah jilid 2. Show all posts
Showing posts with label shahih fiqih sunnah jilid 2. Show all posts

Daftar Isi (6) | Shahih Fiqih Sunnah Jilid 2

Shahiih Fiqh as-Sunnah wa Adillatuhu wa Taudhiih Madzaahib al-A'immah.

Shahih Fiqih Sunnah Jilid 2.

Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim.

Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani.

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin.

Abu Ihsan al-Atsari.

Daftar Isi (6).

Kriteria Kain Kafan.

Jika Kain Kafan Tidak Cukup untuk Menutup Jasanya?

Mengkafani Orang yang Sedang Ihram dengan Pakaian Ihramnya Tanpa Menutup Kepalanya.

Mengkafani Orang yang Mati Syahid dengan Pakaian yang Dipakainya Saat Terbunuh, atau dengan Pakaian yang Lainnya.

Mengkafani Wanita dengan Kain Sutera.

Memikul Jenazah dan Mengiringinya.

Memikul Jenazah di Atas Pundak-pundak Kaum Lelaki.

Menyegerakan Jenazah.

Mengiringi Jenazah Ada Dua Tingkatan.

Wanita Dilarang Mengiringi Jenazah.

Dimanakah Para Pengiring Jenazah Berjalan?

Adab-adab Mengiringi Jenazah.

Shalat Jenazah.

Hukumnya.

Keutamaannya.

Posisi Imam dalam Shalat Jenazah.

Dianjurkan Bershaf dalam Tiga Shaf, Walaupun Jumlahnya Sedikit.

Berkumpul Sejumlah Jenazah Laki-laki dan Perempuan.

Wanita Boleh Menshalatkan Jenazah.

Apakah Dishalatkan Sebagian dari Anggota Tubuh Mayit?

Tidak Dishalatkan Potongan Tubuh Orang yang Masih Hidup.

Menshalatkan Janin yang Gugur atau Anak-anak.

Menshalatkan Ahli Bid'ah, Pelaku Dosa Besar dan Pelaku Kemaksiatan.

Menshalatkan Jenazah Orang yang Punya Utang.

Menshalatkan Orang yang Mati Bunuh Diri.

Apakah Orang yang Mati Syahid di Medan Pertempuran Harus Dishalatkan?

Shalat Ghaib.

Tidak Boleh Menshalatkan Jenazah Orang Kafir.

Menshalatkan Jenazah Anak-anak Kaum Musyrikin.

Hukum Apabila Ditemukan Mayit yang Tidak Diketahui Identitasnya: Apakah Muslim atau Kafir.

Apabila Bercampur Jenazah Kaum Muslimin dengan Jenazah Kaum Kafir.

Dimanakah Jenazah Dishalatkan?

Menshalatkan Jenazah di Tanah Lapang.

Shalat Jenazah di Dalam Masjid.

Menshalatkan Jenazah di Atas Perkuburan.

Tata Cara Shalat Jenazah.

Takbir.

Jika Ia Meninggalkan Satu Takbir yang Telah Diniatkannya, Apa yang Harus Dilakukannya?

Apakah Mengangkat Tangan pada Saat Takbir?

Apakah Disyari'atkan Membaca Doa Istiftah dalam Shalat Jenazah?

Membaca Surah al-Fatihah dalam Shalat Jenazah.

Bershalawat Atas Nabi Setelah Takbir Kedua.

Mengikhlaskan Doa untuk Mayit Setelah Takbir-takbir Seluruhnya.

Salam.

Makmum yang Tertinggal Beberapa Takbir.

Pemakamana Jenazah dan Hal-hal yang Berkaitan dengannya.

Hukum Menguburkan Jenazah.

Jika Seorang Wanita Ahli Kitab Mati, Sementara Ia Mengandung Anak dari Suaminya yang Muslim, Dimanakah Ia Dikuburkan?

Sunnah: Dikuburkan di Pekuburan.

Makruh Hukumnya Menguburkan Mayit pada Waktu-waktu ini Kecuali Karena Darurat.

Kriteria Kubur.

Siapakah yang Bertugas Memakakan Mayit?

Tata Cara Meletakkan Jenazah dalam Kubur.

Boleh Menguburkan Dua Orang Jenazah atau Lebih dalam Satu Kubur Karena Darurat.

Menguburkan Jenazah Wanita dan Jenazah Laki-laki dalam Satu Kubur Karena Darurat.

Takziyah Kepada Keluarga Mayit.

Membuat Makanan untuk Keluarga Mayit.

Beberapa Perkara yang Bermanfaat bagi Mayit Setelah Kematiannya.

Apa Hukum Menghadiahkan Bacaan al-Quran Kepada Mayit?

Ziarah Kubur dan Perkara-perkara yang Berkaitan dengannya.

Apakah Disyariatkan bagi Wanita untuk Menziarahi Kubur?

Di antara Dzikir-dzikir yang Shahih Saat Berziarah Kubur.

Baca selanjutnya:

Kembali ke Daftar Buku Perpustakaan ini.

===

Maraji'/ Sumber:
Kitab: Shahiih Fiqh as-Sunnah wa Adillatuhu wa Taudhiih Madzaahib al-A'immah, Penulis: Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim, Ta'liq: Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahumullah, Penerbit: Maktabah at-Taufiqiyah, Kairo - Mesir, Tanpa Keterangan Cetakan, 1424 H/ 2003 M, Judul Terjemahan: Shahih Fiqih Sunnah Jilid 2, Penerjemah: Abu Ihsan al-Atsari, Penerbit: Pustaka at-Tazkia, Jakarta - Indonesia, Cetakan Ketiga, Muharram 1430 H/ Februari 2009 M.

===

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Daftar Isi (5) | Shahih Fiqih Sunnah Jilid 2

Shahiih Fiqh as-Sunnah wa Adillatuhu wa Taudhiih Madzaahib al-A'immah.

Shahih Fiqih Sunnah Jilid 2.

Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim.

Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani.

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin.

Abu Ihsan al-Atsari.

Daftar Isi (5).

Beberapa Perbuatan dalam Shalat Jumat.

Shalat Jumat pada Asalnya Dua Rakaat.

Bacaan yang Dianjurkan dalam Shalat Jumat.

Makmum Masbuq pada Shalat Jumat.

Berdesak-desakan dalam Shalat Jumat.

Shalat Sunnah Setelah Jumat.

Aneka Persoalan.

Jumlah Jamaah yang dengannya Shalat Jumat Menjadi Sah.

Disunnahkan Shalat Jum'at Tidak Berbilang di Satu Negeri Kecuali Jika Ada Keperluan.

Jika Shalat 'Id dan Shalat Jumat Bertemu pada Hari yang Sama.

Barangsiapa yang Sudah Shalat 'Id dan Tidak Mengikuti Shalat Jumat, Apakah Ia Wajib Mengerjakan Shalat Zhuhur?

Jika Hari Jumat Bertepatan dengan Hari Arafah.

Shalat Dua Hari Raya.

Hikmah Disyariatkan Shalat Dua Hari Raya ('Idain).

Hukum Shalat Dua Hari Raya.

Waktu Pelaksanaan Shalat 'Id.

Hukum Shalat 'Id Apabila Sudah Terlewat Waktunya.

Tempat Pelaksanaannya.

Keluar ke Tempat Shalat dan Adab-adabnya.

Lafal Takbir.

Tidak Ada Shalat Sunnah Sebelum dan Sesudah Shalat 'Id.

Tidak Ada Adzan dan Iqamah untuk Shalat 'Id.

Tata Cara Shalat 'Id.

Khutbah Setelah Shalat dan Jamaah Diberi Pilihan untuk Menghadirinya.

Apakah Boleh Satu Sama Lain Mengucapkan Selamat (Tahni'ah) pada Hari 'Id?

Kitab Jenazah.

Apa yang Harus Dilakukan Bagi yang Hadir di Sisi Orang yang Sedang Sekarat?

Tata Cara Menghadapkan Mayit ke Kiblat.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Orang yang Sekarat Sudah Wafat dan Sudah Keluar Ruhnya?

Apa yang Boleh Dilakukan Terhadap Mayit?

Apa yang Wajib Dilakukan oleh Kerabat Mayit -Terutama Kaum Wanita- Bila Kabar Kematiannya Telah Sampai kepada Mereka?

Perkara-perkara yang Diharamkan atas Kaum Wanita dari Kerabat Mayit dan Selainnya.

Memandikan Mayit.

Hukumnya.

Apakah Janin yang Gugur Dimandikan?

Orang yang Mati Syahid dalam Peperangan Tidak Dimandikan?

Apabila Seseorang Gugur Sebagai Syahid dalam Keadaan Junub.

Apakah Syahid di Luar Peperangan Wajib Dimandikan?

Tidak Wajib Memandikan Jenazah Orang Kafir.

Siapakah Orang yang Paling Berhak Memandikan Mayit?

Suami Boleh Memandikan Jenazah Istrinya.

Wanita Boleh Memandikan Jenazah Suaminya.

Bolehkah Seorang Ayah Memandikan Jenazah Putrinya?

Wanita Boleh Memandikan Anak Laki-laki yang Masih Kecil.

Jika Seorang Lelaki Mati di Tengah-tengah Kaum Wanita atau Seorang Wanita Mati di Tengah-tengah Kaum Laki-laki Apa yang Harus Dilakukan?

Sifat Orang yang Bertugas Memandikan Jenazah.

Tata Cara Memandikan Mayit.

Apakah Kuku Mayit Dipotong dan Dicukur Bulu Kemaluannya?

Jika Wanita Mati, Sementara di Dalam Perutnya Terdapat Janin yang Masih Hidup.

Jika Seorang Wanita Mati dalam Keadaan Haid atau Junub, Maka Cukup Dimandikan Sekali Saja?

Orang yang Memandikan Mayit, Apakah Ia Harus Mandi?

Jika Tidak Ada Air atau Tidak Bisa Digunakan, Maka Mayit Tersebut Cukup Ditayamumkan.

Apabila Mayit Telah Dikuburkan dan Belum Dimandikan.

Mengkafani Mayit.

Hukumnya.

Siapakah yang Wajib Mengeluarkan Biaya untuk Membeli Kain Kafan?

Biaya Penyelenggaraan Jenazah Wanita yang Sudah Menikah.

Baca selanjutnya:

Kembali ke Daftar Buku Perpustakaan ini.

===

Maraji'/ Sumber:
Kitab: Shahiih Fiqh as-Sunnah wa Adillatuhu wa Taudhiih Madzaahib al-A'immah, Penulis: Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim, Ta'liq: Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahumullah, Penerbit: Maktabah at-Taufiqiyah, Kairo - Mesir, Tanpa Keterangan Cetakan, 1424 H/ 2003 M, Judul Terjemahan: Shahih Fiqih Sunnah Jilid 2, Penerjemah: Abu Ihsan al-Atsari, Penerbit: Pustaka at-Tazkia, Jakarta - Indonesia, Cetakan Ketiga, Muharram 1430 H/ Februari 2009 M.

===

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Daftar Isi (4) | Shahih Fiqih Sunnah Jilid 2

Shahiih Fiqh as-Sunnah wa Adillatuhu wa Taudhiih Madzaahib al-A'immah.

Shahih Fiqih Sunnah Jilid 2.

Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim.

Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani.

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin.

Abu Ihsan al-Atsari.

Daftar Isi (4).

Masalah-masalah yang Berkaitan dengan Tata Cara Shalat Berjamaah.

Sutrah bagi Imam Adalah Sutrah bagi Makmum.

Hukum Imam Mengeraskan Bacaan Basmalah dalam Shalat Jahriyah.

Makmum Membaca al-Fatihah di Belakang Imam.

Kapankah Seorang Makmum Membaca al-Fatihah di Belakang Imam?

Imam dan Makmum Mengeraskan Bacaan Amin pada Shalat-shalat Jahriyah.

Apakah Makmum Mengucapkan Amin Bersama Imam atau Setelahnya?

Makruh Hukumnya Imam Memanjangkan Shalat, Jika Hal itu Menyulitkan Sebagian Makmum.

Membantu Imam Apabila Bacaannya Keliru.

Sesama Makmum Dimakruhkan Saling Mengganggu dengan Bacaan atau Takbir.

Wajib Mengikuti Imam dan Haram Mendahuluinya.

Demikian Juga Tidak Boleh Menyamai Imam.

Apakah Harus Mengikuti Imam, Jika Menambah dalam Shalat?

Apabila Imam Shalat Sambil Duduk Karena Udzur.

I. Mereka menjawab dalil-dalil pihak pertama dengan tiga bantahan.

II. Di antara dalil-dalil pihak yang melarang bahwa berdiri adalah rukun yang mampu dilakukan oleh makmum.

III. Bahwa tiap-tiap orang melaksanakan menurut kemampuannya.

Pendapat yang Rajih dalam Masalah ini.

Menyampaikan Takbir Imam untuk Suatu Keperluan.

Seorang Imam Menunjuk Orang Lain Sebagai Penggantinya.

Hukum-hukum Masbuq.

Mendapatkan Jamaah.

Mendapatkan Satu Rakaat.

Pendapat yang Rajih dalam Masalah ini.

Beberapa Faidah yang Bertalian dengan Masalah Tersebut.

Shalat Berjamaah Dilaksanakan Lebih dari Sekali dalam Masjid yang Sama.

Siapa yang Sudah Shalat Sendirian, Kemudian Ia Datang ke Masjid Dimana Shalat Berjamaah Sedang Dilaksanakan, Maka Hendaklah Ia Shalat Bersama Mereka.

Apabila Ia Telah Menunaikan Shalat Fardhu dengan Berjamaah; Apakah Ia Mengulanginya Jika Ia Bertemu dengan Jamaah yang Lainnya?

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Selesai Shalat?

Imam Dianjurkan Menghadap Makmum Setelah Salam dan Tetap di Tempatnya Sejenak Sebelum Berpaling.

Para Wanita Segera Beranjak Pulang Setelah Selesai Shalat.

Doa yang Dibaca Ketika Keluar dari Masjid.

Sekelumit Tentang Hukum-hukum yang Berkaitan dengan Masjid.

Masjid Paling Utama.

Tidak Boleh Sengaja Melakukan Perjalanan Jauh (Berziarah), Kecuali ke Salah Satu dari Tiga Masjid.

Keutamaan Membangun Masjid.

Dilarang Menghiasi Masjid dan Berlebihan Meninggikannya Tanpa Keperluan.

Membersihkan Masjid dan Mengharumkannya.

Memelihara Masjid dari Kotoran dan Sampah.

Larangan Mencari Barang Hilang di Masjid.

Larangan Jual Beli di Masjid.

Larangan Melantunkan Syair yang Buruk di Masjid.

Larangan Mengeraskan Suara dalam Masjid.

Boleh Berbicara dengan Pembicaraan yang Mubah dalam Masjid.

Boleh Makan, Minum dan Tidur di Masjid.

Boleh Bermain di Masjid untuk Suatu Kemaslahatan.

Larangan Menjaringkan Jari-Jemari di Masjid.

Boleh Memasukkan Orang Musyrik ke dalam Masjid untuk Suatu Kemaslahatan, Kecuali Masjidil Haram.

Haram Mendirikan Masjid di Atas Kubur.

Shalat Jumat.

Keutamaan-keutamaan Hari Jumat.

Apa yang Harus Dilakukan pada Malam Jumat dan Hari Jumat?

Hukum Shalat Jumat.

Bersiap-siap untuk Shalat Jumat.

Mandi untuk shalat Jumat.

Apa yang Dilakukan Makmum pada Saat Khutbah.

Adzan Jumat.

Adzan Ketika Khatib Duduk di Atas Mimbar.

Ada Dua Waktu Adzan Jumat.

Diharamkan Jual Beli Setelah Adzan Jumat.

Khutbah Jumat dan Hukum-hukum Khatib.

Hukumnya.

Ketentuan Minimal dalam Khutbah.

Perkara-perkara yang Dianjurkan dalam Khutbah.

Hal-hal yang Dibolehkan bagi Khatib Ketika Berkhutbah.

Apa yang Harus Dilakukan Makmum pada Saat Khutbah Berlangsung.

Baca selanjutnya:

Kembali ke Daftar Buku Perpustakaan ini.

===

Maraji'/ Sumber:
Kitab: Shahiih Fiqh as-Sunnah wa Adillatuhu wa Taudhiih Madzaahib al-A'immah, Penulis: Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim, Ta'liq: Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahumullah, Penerbit: Maktabah at-Taufiqiyah, Kairo - Mesir, Tanpa Keterangan Cetakan, 1424 H/ 2003 M, Judul Terjemahan: Shahih Fiqih Sunnah Jilid 2, Penerjemah: Abu Ihsan al-Atsari, Penerbit: Pustaka at-Tazkia, Jakarta - Indonesia, Cetakan Ketiga, Muharram 1430 H/ Februari 2009 M.

===

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Daftar Isi (3) | Shahih Fiqih Sunnah Jilid 2

Shahiih Fiqh as-Sunnah wa Adillatuhu wa Taudhiih Madzaahib al-A'immah.

Shahih Fiqih Sunnah Jilid 2.

Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim.

Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani.

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin.

Abu Ihsan al-Atsari.

Daftar Isi (3).

Shalat dalam Perjalanan (Safar).

I. Qashar Shalat.

Definisi.

Pensyariatannya.

Hukum Mengqashar Shalat dalam Safar.

Dalil-dalil Kedua Belah Pihak Berikut Bantahannya.

A. Dalil-dalil pihak yang mengatakan tidak wajib.

B. Dalil-dalil pihak yang mengatakan wajib.

Pendapat yang Rajih dalam Masalah ini.

Batasan Safar (Jarak Tempuh untuk Mengqashar Shalat).

Apakah Disyaratkan Mengqashar Shalat Safar untuk Ketaatan?

Kapan Musafir Mulai Mengqashar Shalat?

Waktu Mengqashar Ketika Sudah Berada di Negeri Tujuan.

Pendapat yang Rajih dalam Masalah ini.

Tidak Disyariatkan Niat untuk Qashar.

Shalat Musafir di Belakang Orang yang Mukim.

Shalat Orang yang Mukim di Belakang Musafir.

Apakah Musafir Mengerjakan Shalat-shalat Nafilah (sunnah) Ketika Safar?

II. Menjamak (Menggabungkan) Dua Shalat.

Definisi.

Pensyariatannya.

1. Menjamak pada Saat Safar.

2. Menjamak Shalat pada Saat Bermukim.

Menjamak Bagi Orang yang Sakit.

Apakah Disyaratkan Harus Bersambung Antara Dua Shalat yang Digabungkan?

Menjamak dengan Satu Adzan dan Dua Iqamah.

Tertib Antara Dua Shalat yang Dijamak.

Shalat Khauf.

Definisinya.

Pensyariatannya.

Tata Cara Shalat Khauf.

I. Jika Musuh Berada di Selain Arah Kiblat.

II. Jika Musuh Berada di Arah Kiblat.

Shalat dalam Kondisi Sangat Takut.

Bolehkah Shalat Khauf Dilakukan pada Saat Bermukim?

Shalat Berjamaah.

Definisinya.

Keutamaan, Urgensi dan Beberapa Faidahnya.

Shalat Berjamaah dalam Shalat-shalat Fardhu.

Hukum Shalat Berjamaah bagi Laki-laki.

Pendapat yang Rajih dalam Masalah ini.

Hukum Shalat Berjamaah bagi Kaum Wanita.

Jumlah Minimal untuk Terlaksananya Shalat Berjamaah.

Dimanakah Shalat Berjamaah Didirikan?

Udzur-udzur yang Membolehkan untuk Meninggalkan Shalat Berjamah.

I. Udzur-udzur yang bersifat umum.

II. Udzur-udzur yang bersifat khusus.

Adab-adab Keluar Menuju Shalat dan Apa yang Dilakukan Sebelum Shalat.

Adab-adab Khusus Berkaitan dengan Kaum Wanita, di Antaranya:

Imamah dan Hukum-hukumnya.

Keutamaan Imamah.

Siapakah yang Paling Berhak Menjadi Imam: Apakah Orang yang Paling Banyak Hafalannya ataukah yang Paling Faqih (alim)?

Tidak Boleh Seseorang Maju Mendahului Imam Tetap Kecuali dengan Seizinnya.

Siapakah yang Sah Menjadi Imam?

Seseorang Menjadi Imam Suatu Kaum, Sementara Mereka Tidak Menyukainya.

Posisi Imam dan Makmum.

Shalat Imam atau Makmum di Tempat yang Lebih Tinggi.

Mengikuti Shalat Imam dari Belakang Dinding.

Shaf dan Hukum-hukumnya.

Sebaik-baik Shaf bagi Laki-laki dan Wanita.

Keutamaan Shaf Pertama.

Keutamaan Shaf Sebelah Kanan.

Siapakah yang Berdiri Tepat di Belakang Imam?

Menyempurnakan Shaf Pertama, Kemudian Shaf Berikutnya.

Wajib Meluruskan Shaf dan Menutup Celah-celah yang Ada.

Makruhnya Membuat Shaf di Antara Tiang-tiang.

Shalat Sendirian di Belakang Shaf.

Orang yang Datang Setelah Shaf Sempurna; Apa yang Harus Dilakukannya?

Baca selanjutnya:

Kembali ke Daftar Buku Perpustakaan ini.

===

Maraji'/ Sumber:
Kitab: Shahiih Fiqh as-Sunnah wa Adillatuhu wa Taudhiih Madzaahib al-A'immah, Penulis: Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim, Ta'liq: Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahumullah, Penerbit: Maktabah at-Taufiqiyah, Kairo - Mesir, Tanpa Keterangan Cetakan, 1424 H/ 2003 M, Judul Terjemahan: Shahih Fiqih Sunnah Jilid 2, Penerjemah: Abu Ihsan al-Atsari, Penerbit: Pustaka at-Tazkia, Jakarta - Indonesia, Cetakan Ketiga, Muharram 1430 H/ Februari 2009 M.

===

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Daftar Isi (2) | Shahih Fiqih Sunnah Jilid 2

Shahiih Fiqh as-Sunnah wa Adillatuhu wa Taudhiih Madzaahib al-A'immah.

Shahih Fiqih Sunnah Jilid 2.

Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim.

Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani.

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin.

Abu Ihsan al-Atsari.

Daftar Isi (2).

Shalat Dhuha.

Keutamaan Shalat Dhuha.

Hukum Shalat Dhuha.

Waktu Shalat Dhuha.

Jumlah Rakaat Shalat Dhuha.

Shalat Istikharah.

Shalat Tasbih.

Hukum Shalat Tasbih.

Shalat Tahiyatul Masjid.

Shalat Setelah Wudhu.

Shalat Taubat.

Shalat Dua Rakaat Setelah Thawaf di Ka'bah.

Shalat Gerhana.

Hukum Shalat Gerhana Matahari.

Waktu Pelaksanaan.

Waktu Lewatnya.

Tata Cara Shalat Gerhana.

Tata Cara Lainnya.

Ringkasan Tata Cara Shalat Gerhana.

Apakah Bacaan Shalat Gerhana Dikeraskan atau Dipelankan?

Apakah Boleh Mengerjakan Shalat Karena Tanda-tanda Kekuasaan Allah Lainnya, Seperti Gempa Bumi dan Sejenisnya?

Shalat Istisqa' (Minta Hujan).

Definisinya.

Hukum Shalat Istisqa'.

Sunnah-sunnah Istisqa'.

Istisqa' Tanpa Keluar untuk Mengerjakan Shalat.

Apa yang Diucapkan dan Dilakukan Ketika Turun Hujan?

Sujud Tilawah.

Definisi.

Keutamaannya.

Hukumnya.

Tata Cara Sujud Tilawah.

Apakah Disyariatkan Bersuci dan Menghadap Kiblat untuk Sujud Tilawah?

Bagaimanakah Sujudnya Orang yang Berkendaraan?

Apa yang Diucapkan dalam Sujud Tilawah?

Kepada Siapakah Ditujukan Hukum Sujud Tilawah?

Sujud Tilawah pada Waktu-waktu Larangan Mengerjakan Shalat.

Bacaan Berulang atau Mendengar Ayat Sajadah Lebih dari Sekali.

Terluput Sujud Tilawah.

Sujud Tilawah dalam Shalat.

Apakah Boleh Melewatkan Ayat Sajadah dalam Shalat?

Jika Ayat Sajadah Terletak di Akhir Surah, Apa yang Harus Dilakukannya?

Jika Ia Membaca Ayat Sajadah di Atas Mimbar.

Ayat-ayat Sajadah.

I. Ayat-ayat yang telah disepakati sebagai ayat sajadah.

II. Ayat-ayat sajadah yang diperselisihkan, namun dalilnya shahih.

Ayat-ayat sajadah dalam tiga surah al-Mufashshal.

III. Ayat yang diperselisihkan, dan tidak ada hadits marfu' yang shahih tentangnya.

Sujud Syukur.

Definisi.

Pensyariatannya.

Tata Cara Sujud Syukur.

Apakah Sujud Syukur Disyariatkan dalam Shalat?

Sujud Sahwi.

Definisi.

Pensyariatannya.

Sebab-sebab Sujud Sahwi.

Hukum Sujud Sahwi.

Waktu Sujud Sahwi (Sebelum atau Sesudah Salam?)

Jika Dia Lupa Sujud Sahwi dan Telah Terjadi Pemisah atau Batal Wudhunya, Apakah Ia Mencukupkan Shalatnya itu Lalu Sujud Sahwi? Ataukah Ia Mengulang Shalatnya?

Berulangnya Kesalahan atau Kelupaan dalam Satu Shalat.

Sujud Sahwi dalam Shalat Sunnah.

Beberapa Hukum Sujud Sahwi dalam Shalat Berjamaah.

Apakah Makmum yang Masbuq Harus Sujud Sahwi Bersama Imam?

Tata Cara Sujud Sahwi.

Apakah pada Sujud Sahwi Ada Takbiratul Ihram?

Apakah Harus Tasyahud Setelah Sujud Sahwi?

Baca selanjutnya:

Kembali ke Daftar Buku Perpustakaan ini.

===

Maraji'/ Sumber:
Kitab: Shahiih Fiqh as-Sunnah wa Adillatuhu wa Taudhiih Madzaahib al-A'immah, Penulis: Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim, Ta'liq: Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahumullah, Penerbit: Maktabah at-Taufiqiyah, Kairo - Mesir, Tanpa Keterangan Cetakan, 1424 H/ 2003 M, Judul Terjemahan: Shahih Fiqih Sunnah Jilid 2, Penerjemah: Abu Ihsan al-Atsari, Penerbit: Pustaka at-Tazkia, Jakarta - Indonesia, Cetakan Ketiga, Muharram 1430 H/ Februari 2009 M.

===

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Daftar Isi | Shahih Fiqih Sunnah Jilid 2

Shahiih Fiqh as-Sunnah wa Adillatuhu wa Taudhiih Madzaahib al-A'immah.

Shahih Fiqih Sunnah Jilid 2.

Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim.

Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani.

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin.

Abu Ihsan al-Atsari.

Daftar Isi.

Pengantar Penerbit.

SHALAT TATHAWWU' (SHALAT SUNNAH).

Pengertian.

Urgensi Shalat Tathawwu'.

Macam-macam Shalat Tathawwu'.

Kapan Bertasyahud?

Yang Paling Utama, Mengerjakan Shalat Dua Rakaat Dua Rakaat.

A. Shalat-shalat Sunnah Rawatib.

Shalat Sunnah Rawatib: Muakkad dan Ghairu Muakkad.

Shalat Sunnag Fajar.

Penegasannya.

Meringankannya.

Berbaring pada Sisi Kanan Tubuh Setelah Mengerjakan Shalat Sunnah Fajar.

Mengqadha Dua Rakaat Fajar.

Apakah Ada Shalat Tathawwu' Lain Setelah Terbit Fajar Selain Dua Rakaat Fajar?

Shalat Sunnah Zhuhur.

Qadha Sunnah Zhuhur.

Shalat Sunnah Ashar.

Shalat Sunnah Maghrib.

Shalat Sunnah Isya.

B. Shalat-shalat Sunnah Selain Rawatib.

Shalat Witir.

Hukum Witir.

Waktu Shalat Witir.

Waktu Shalat Witir yang Dianjurkan.

Bolehkah Mengerjakan Shalat Sunnah Setelah Witir? Bolehkah Mengulangi Witir?

Jumlah Rakaat Witir dan Sifatnya.

Apa yang Dibaca pada Tiga Rakaat Tersebut?

Apakah Disyaratkan Shalat Witir Didahului dengan Shalat Genap?

Qunut dalam Shalat Witir.

Tasbih dan Doa Setelah Shalat Witir.

Qadha Shalat Witir.

Berapa Rakaat Shalat Witir yang Diqadha?

Shalat-shalat Setelah Witir.

Bacaan pada Dua Rakaat Setelah Witir.

Dianjurkan Berbaring Setelah Shalat Dua Rakaat Sesudah Witir.

Qiyamul Lail.

Keutamaan Qiyamul Lail dan Anjuran untuk Mengerjakannya.

Waktu Qiyamul Lail.

Waktu yang Paling Utama.

Adab-adab Qiyamul Lail.

Apakah Mengeraskan Bacaan atau Melirihkan?

Qiyamul Lail pada Saat Kesusahan.

Jumlah Rakaat Qiyamul Lail.

1. Jumlah Rakaat yang Dianjurkan.

2. Bolehkah Menambah Lebih dari Jumlah Bilangan Tersebut?

Qadha Qiyamul Lail.

Qiyam Ramadhan (Tarawih).

Keutamaan dan Pensyariatannya.

Berjamaah dalam Shalat Tarawih.

Jumlah Rakaat Shalat Tarawih.

Istirahat di Antara Dua Tarawih (Empat Rakaat).

Bacaan dalam Shalat Tarawih, dan Apakah al-Quran Dikhatamkan?

Mengerjakan Shalat Bersama Imam Hingga Selesai.

Baca selanjutnya:

Kembali ke Daftar Buku Perpustakaan ini.

===

Maraji'/ Sumber:
Kitab: Shahiih Fiqh as-Sunnah wa Adillatuhu wa Taudhiih Madzaahib al-A'immah, Penulis: Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim, Ta'liq: Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahumullah, Penerbit: Maktabah at-Taufiqiyah, Kairo - Mesir, Tanpa Keterangan Cetakan, 1424 H/ 2003 M, Judul Terjemahan: Shahih Fiqih Sunnah Jilid 2, Penerjemah: Abu Ihsan al-Atsari, Penerbit: Pustaka at-Tazkia, Jakarta - Indonesia, Cetakan Ketiga, Muharram 1430 H/ Februari 2009 M.

===


===

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Daftar Isi Ringkasan Bidayah wa Nihayah