Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: Penampilan (6)
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: Penampilan (5)
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: Penampilan (4)
Maka Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda,
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: Penampilan (3)
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: Penampilan (2)
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: Penampilan
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: Mendidik anak-anak dengan sebaik-baiknya (2)
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: Mendidik anak-anak dengan sebaik-baiknya
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: Pandai mengurus keuangan keluarga (4)
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: Pandai mengurus keuangan keluarga (3)
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: Pandai mengurus keuangan keluarga (2)
"Sesungguhnya ALLOH mengharomkan atas kalian mendurhakai ibu, mengubur anak-anak putri secara hidup-hidup, menuntut dan memberi yang bukan haknya, dan DIA membenci bagi kalian kata-mengatai, banyak bertanya dan menghambur-hamburkan harta."
(Diriwayatkan Imam al-Bukhori)
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: Pandai mengurus keuangan keluarga
"Dan, barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung."
(Qur-an Suroh at-Taghobun: ayat 16)
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: rajin dan cekatan (2)
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: rajin dan cekatan
Rajin dan cekatan
Isteri yang ideal jauh dari sifat malas, ogah-ogahan dan lamban. Dia mengetahui nilai waktu, karena waktu merupakan umurnya kelak akan dipertanyakan. Maka dari itu dia mengembangkan segala potensi dirinya dan tidak membungkam kemampuan yang dianugerahkan ALLOh kepadanya. Lalu dia mengarahkan kemampuannya itu kepada kebaikan yang diridhoi ALLOH, baik potensi dan kemampuan itu berupa keterampilan menjahit, menenun, membaca hal-hal yang bermanfaat atau keterampilan-keterampilan rumah lainnya. Itu semua merupakan karunia dari ALLOH yang harus dimanfaatkan.
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: membantu suami dalam mengerjakan 'amal tho'ah
Membantu suami dalam mengerjakan 'amal tho'ah
Jika isteri tahu bahwa suaminya memperhatikan dakwah kepada ALLOH, rajin mengeluarkan shodaqoh kepada orang-orang miskin atau mengerjakan puasa sunnat, atau 'amal-'amal lain, maka dia menjadi pendukung baginya, tidak mengendorkannya dengan membebani berbagai tuntutan dan kewajiban. Tetapi dia membantunya dengan cara memberikan sugesti dan mendo'akannya. Bahkan kalau perlu dia harus mengabaikan kesenangan dirinya. Dia melakukan semua itu dengan kesadaran dirinya, agar dia ikut mendapatkan pahala dari ALLOH bersama suaminya. Jika semangat suaminya mengendor, maka dia menasihatinya.
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: membantu suami dalam kebaikan
Membantu suami dalam kebaikan
Di antara ciri wanita yang sholihah dan ideal adalah mau membantu suami dalam kebaikan menurut kemampuannya. Dia menganjurkan suami agar berbuat baik kepada kedua orangtuanya, sebab dia mengetahui firman ALLOH,
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: Menerima kepemimpinan laki-laki dan ta'at (2)
Menerima kepemimpinan laki-laki dan ta'at
Siapa pun wanita yang tidak menta'ati suaminya, tentu dia akan menderita, begitu pula suaminya. Maka isteri harus menta'ati suami dalam hal-hal yang mubah.
Dari Abu Umamah rodhiyaLLOOHU 'anhu, dari Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam, Beliau bersabda,
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: Menerima kepemimpinan laki-laki dan ta'at
Kancah wanita adalah rumahnya. Dia bisa membuat rumahnya sebagai Surga dan tempat berteduh, atau merubahnya menjadi Neraka yang membara.
Menerima kepemimpinan laki-laki dan ta'at
Isteri yang ideal adalah isteri yang menghormati kehidupan suami isteri, bisa mengukur tingkah laku dan memiliki kesadaran untuk menegakkan rumah tangga Islami, tidak bodoh dan tidak terpedaya.
Akhlaq isteri yang ideal: Tidak membocorkan rahasia
Tidak membocorkan rahasia
Rahasia itu bermacam-macam ragamnya, apalagi rahasia di antara suami isteri, karena masing-masing bisa ikut campur ke dalam diri yang lain, mengetahui detail perasaannya dan gejolak jiwanya. Maka dalam keadaan bagaimana pun rahasia tidak boleh dibocorkan dan amanah harus dipegang.
Akhlaq isteri yang ideal: Tidak memperdayai madu
Tidak memperdayai madu
Cemburu merupakan tabi'at wanita, dan tak seorang pun di antara mereka yang bisa menghindar darinya. Hal ini bisa dimaklumi selagi dia tidak berbuat secara berlebih-lebihan hingga melanggar yang harom, baik berupa perkataan maupun perbuatan. Tetapi jika dia cemburu secara berlebih-lebihan, sehingga suami merasa bahwa hak madunya terkurangi, lalu suaminya juga terpengaruh karenanya, maka itu merupakan cemburu yang menimbulkan dosa, dan suaminya juga ikut berdosa jika dia ikut terpengaruh dan meladeninya. Sebab suami wajib berbuat adil di antara isteri-isterinya. Jika tidak, maka adzab siap menunggu suami pada hari Kiamat.