Showing posts with label intisari kesalahan-kesalahan dalam shalat. Show all posts
Showing posts with label intisari kesalahan-kesalahan dalam shalat. Show all posts

Daftar Isi (4) | Intisari Kesalahan-kesalahan dalam Shalat

Al-Muhkam al-Matin fi Ikhtishar al-Qaul al-Mubin fi Akhtha' al-Mushallin.

Intisari Kesalahan-kesalahan dalam Shalat.

Syaikh Abu Ubaidah Masyhur bin Hasan Ali Salman.

Drs. Syaefulloh M. Satori.

Daftar Isi (4).

Bab VI: Beberapa Kesalahan Orang Shalat Ketika Mengerjakan Shalat Jum'at dan Ancaman Keras bagi Orang yang Meninggalkannya.

1. Pendahuluan.

2. Beribu-ribu Orang yang Menyaksikan Pertandingan Sepak Bola Telah Meninggalkan Shalat Jum'at.

3. Banyak Sekali Pengawal Kerajaan dan Petugas Keamanan Pemerintah yang Meninggalkan Shalat Jum'at Karena Harus Berdiri di Pintu Masjid Sambil Membawa Senjata untuk Melakukan Tugasnya.

4. Pengantin yang Meninggalkan Shalat Jum'at dan Shalat Berjamaah.

5. Meninggalkan Shalat Jum'at Karena Acara Rekreasi.

6. Meninggalkan Shalat Jum'at dengan Alasan dan Syarat-syarat yang Tidak Ada Ketentuan Dalilnya, Baik dari Al-Qur'an maupun As-Sunnah.

7. Beberapa Kesalahan yang Mengakibatkan Hilangnya Pahala Shalat Jum'at.

8. Shalat Sunnah Qabliyah Jum'at.

9. Beberapa Kesalahan Ketika Mengerjakan Shalat Tahiyatul Masjid pada Hari Jum'at.

10. Beberapa Kesalahan yang Dilakukan oleh Khatib.

11. Kesalahan-kesalahan yang Dilakukan oleh Orang Shalat Ketika Mengerjakan Shalat Sunnah Setelah Shalat Jum'at.

Bab VII: Beberapa Kesalahan Orang-orang Shalat yang Dilakukan Ketika Mengerjakan Shalat-shalat Khusus, Shalatnya Orang-orang yang Berhalangan dan Beberapa Masalah Lainnya.

1. Beberapa Kesalahan Orang Shalat Ketika Mengerjakan Shalat Istikharah.

2. Kesalahan yang Dilakukan oleh Orang Shalat Ketika Mengerjakan Shalat Dua Hari Raya.

3. Kesalahan Orang Shalat yang Menjamak Dua Shalat Ketika Tidak Bepergian.

4. Kesalahan Orang Shalat Ketika Mengerjakan Shalatnya di dalam Perjalanan.

5. Sebagian Mereka Meniadakan Aturan Syariat Shalat Khauf (Shalat Ketika Terjadi Peperangan), Shalat Dhuha, Sujud Syukur, dan Meninggalkan Shalat Kusuf (Gerhana Matahari).

6. Peringatan Tentang Beberapa Shalat Khusus yang Tidak Shahih.

7. Peringatan Terhadap Hadits-hadits Dha'if dan Maudhu' yang Sering Diucapkan Orang.

Penutup.

Baca selanjutnya:

Kembali ke Daftar Buku Perpustakaan ini.

===

Maraji'/ Sumber:
Kitab: Al-Muhkam al-Matin fi Ikhtishar al-Qaul al-Mubin fi Akhtha' al-Mushallin, Penulis: Syaikh Abu Ubaidah Masyhur bin Hasan Ali Salman, Tanpa Keterangan Penerbit, Tanpa Keterangan Cetakan dan Tahun, Judul Terjemahan: Intisari Kesalahan-kesalahan dalam Shalat, Penerjemah: Drs. Syaefulloh M. Satori, Penerbit: Darus Sunnah Press, Jakarta - Indonesia, Cetakan Pertama, Januari 2005 M.

===

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Daftar Isi (3) | Intisari Kesalahan-kesalahan dalam Shalat

Al-Muhkam al-Matin fi Ikhtishar al-Qaul al-Mubin fi Akhtha' al-Mushallin.

Intisari Kesalahan-kesalahan dalam Shalat.

Syaikh Abu Ubaidah Masyhur bin Hasan Ali Salman.

Drs. Syaefulloh M. Satori.

Daftar Isi (3).

2. Kesalahan-kesalahan Orang Shalat dari Dikumandangkannya Iqamat Sampai Takbiratul Ihram.

a. Kesalahan Orang yang Mengumandangkan Iqamat dan Mereka yang Mendengarkannya.

b. Tidak Menyempurnakan dan Meluruskan Shaf Shalat dan Tidak Mengisinya Ketika Kosong.

c. Tidak Mengutamakan Shaf Terdepan dan Berdirinya Makmum yang Tidak Mempunyai Kapasitas Keilmuan di Belakang Imam.

d. Shalat dengan Shaf yang Terputus-putus.

e. Berdiri dalam Waktu Lama untuk Memanjatkan Doa Sebelum Takbiratul Ihram, dan Membaca Beberapa Macam Doa yang Tidak Ada Dasar Hukumnya.

3. Kesalahan-kesalahan yang Dilakukan Orang-orang Shalat Mulai dari Takbiratul Ihram Sampai dengan Salam.

a. Kesalahan dalam Mengucapkan "Allahu Akbar" Ketika Takbiratul Ihram dan Ketika Takbir Setiap Pergantian Rukun.

b. Kesalahan Imam di dalam Mengeraskan dan Melirihkan Suara Ketika Membaca Basmalah.

c. Kesalahan Cara Membaca Surah Al-Fatihah.

d. Doa yang Dibaca oleh Makmum Ketika Imam Sedang Membaca Surah Al-Fatihah atau Ketika Selesai Membaca Surah Tersebut serta Peringatan Berkaitan dengan Kesalahan dalam Mengucapkan "Amin".

e. Mendahului atau Menyertai Gerakan Imam.

f. Takbiratul Ihram Makmum Masbuq (Makmum yang Ketinggalan Rakaat) Sementara Dia Langsung Melakukan Ruku.

g. Makmum Masbuq yang Sibuk Membaca Iftitah dan Tidak Mengejar Ketinggalannya untuk Shalat Berjamaah.

4. Beberapa Kesalahan Penafsiran Tentang Pahala Shalat Berjamaah dan Perbedaan Pendapat Mengenai Permasalahan Tersebut, serta Pendapat yang Keras bagi Orang yang Meninggalkan Shalat Berjamaah.

a. Pahala Shalat di Baitul Maqdis.

b. Shalat Berjamaah di Tempat bukan Masjid.

c. Shalat Jamaah yang Kedua Kali, Melakukan Lebih dari Satu Kelompok Jamaah dalam Masjid, dan Enggan Mengerjakan Shalat di Belakang Orang yang Berbeda Mazhab.

d. Ancaman bagi Orang yang Meninggalkan Shalat Berjamaah.

Bab V: Beberapa Kesalahan yang Dilakukan Orang Shalat Setelah Selesai Mengerjakan Shalat Berjamaah Maupun Shalat Sendirian.

1. Kesalahan Orang Shalat Ketika Salam dan Berjabatan Tangan.

2. Kesalahan Orang yang Shalat Ketika Membaca Tasbih.

3. Sujud untuk Berdoa Setelah Selesai Mengerjakan Shalat.

4. Mengobrol Setelah Shalat Isya.

5. Membaca Tasbih dan Doa Secara Berjamaah dan Mengganggu Konsentrasi Orang yang Sedang Shalat.

6. Lewat di Depan Orang yang Sedang Shalat.

Baca selanjutnya:

Kembali ke Daftar Buku Perpustakaan ini.

===

Maraji'/ Sumber:
Kitab: Al-Muhkam al-Matin fi Ikhtishar al-Qaul al-Mubin fi Akhtha' al-Mushallin, Penulis: Syaikh Abu Ubaidah Masyhur bin Hasan Ali Salman, Tanpa Keterangan Penerbit, Tanpa Keterangan Cetakan dan Tahun, Judul Terjemahan: Intisari Kesalahan-kesalahan dalam Shalat, Penerjemah: Drs. Syaefulloh M. Satori, Penerbit: Darus Sunnah Press, Jakarta - Indonesia, Cetakan Pertama, Januari 2005 M.

===

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Daftar Isi (2) | Intisari Kesalahan-kesalahan dalam Shalat

Al-Muhkam al-Matin fi Ikhtishar al-Qaul al-Mubin fi Akhtha' al-Mushallin.

Intisari Kesalahan-kesalahan dalam Shalat.

Syaikh Abu Ubaidah Masyhur bin Hasan Ali Salman.

Drs. Syaefulloh M. Satori.

Daftar Isi (2).

h. Membaca Harakat Fathah pada Huruf 'Ain di Saat Membaca Doa Qunut pada Kalimat "wa laa ya'izzu" (Dibaca Salah oleh Mereka dengan ya'azzu).

i. Mengusap Wajah Setelah Selesai Berdoa.

j. Mengkhususkan Bacaan Qunut pada Setengah Bulan Terakhir di Bulan Ramadhan pada Saat Mengerjakan Shalat Witir.

k. Membaca Doa Qunut Nazilah dengan Bentuk Bacaan "Allahummah dinii fii man haadaita...dan seterusnya".

5. Beberapa Kesalahan yang Dilakukan Ketika Sujud.

a. Tidak Sempurna dalam Meletakkan Anggota Sujud di Muka Bumi.

b. Tidak Thuma'ninah Ketika Sujud.

c. Kesalahan dalam Tata Cara Mengerjakan Sujud.

d. Pendapat yang Mengatakan bahwa Wajib Hukumnya untuk Membuka Bagian Anggota Badan yang Dipergunakan untuk Sujud atau Pendapat yang Mengatakan bahwa Sujud di Muka Bumi atau yang Sejenisnya Hukumnya Wajib.

e. Meletakkan Sesuatu yang Agak Tinggi untuk Digunakan Bersujud bagi Orang Sakit.

f. Bacaan Dzikir (سُبْحَانَ مَنْ لَا يَسْهُوْ وَلَا يَنَامُ) "Subhaana man laa yashuu wa laa yanaamu" Ketika Melakukan Sujud Sahwi.

g. Kesalahan yang Disebabkan oleh Kelalaian Imam.

6. Beberapa Kesalahan Orang Shalat Ketika Sujud, Tasyahud dan Ketika Salam.

a. Kesalahan Membaca "As-Salaamu 'alaika ayyuhan Nabiyyu" Ketika Tasyahud.

b. Menambahkan Kata "Sayyidinaa" Ketika Membaca Tasyahud atau Shalawat Kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam dalam Shalat.

c. Pengingkaran Terhadap Orang yang Menggerak-gerakkan Jari Telunjuknya Ketika Shalat.

d. Tiga Kesalahan yang Dilakukan Ketika Salam.

Bab IV: Beberapa Kesalahan Orang-orang Shalat Ketika di dalam Masjid dan Saat Shalat Berjama'ah.

1. Kesalahan-kesalahan yang Dilakukan Sampai Dikumandangkan Iqamah.

a. Beberapa Kesalahan Muadzin dan Orang-orang yang Mendengarkannya.

b. Terburu-buru Melangkahkan Kaki ke Masjid dan Menjalin Jari-Jemari Kedua Tangan di dalam Masjid.

c. Keluar dari Masjid Ketika Adzan.

d. Dua Orang Masuk ke Masjid Ketika Imam Telah Melakukan Takbiratul Ihram Sementara Kedua Orang itu Masih Saja Bercakap-cakap.

e. Tidak Mengerjakan Shalat Tahiyatul Masjid (Penghormatan Ketika Masuk Masjid) dan Tidak Mengerjakan Shalat Sunnah Qabliyah.

f. Membaca Surah Al-Ikhlash Sebelum Iqamat.

g. Mengerjakan Shalat Sunnah Ketika Shalat Jamaah Sudah Dimulai.

h. Mengerjakan Shalat Sunnah Tanpa Adanya Sebab Setelah Terbit Fajar.

i. Memakan Bawang Putih dan Bawang Merah serta Lainnya yang Dapat Mengganggu Orang Shalat Sebelum Berlangsungnya Shalat Berjamaah.

Baca selanjutnya:

Kembali ke Daftar Buku Perpustakaan ini.

===

Maraji'/ Sumber:
Kitab: Al-Muhkam al-Matin fi Ikhtishar al-Qaul al-Mubin fi Akhtha' al-Mushallin, Penulis: Syaikh Abu Ubaidah Masyhur bin Hasan Ali Salman, Tanpa Keterangan Penerbit, Tanpa Keterangan Cetakan dan Tahun, Judul Terjemahan: Intisari Kesalahan-kesalahan dalam Shalat, Penerjemah: Drs. Syaefulloh M. Satori, Penerbit: Darus Sunnah Press, Jakarta - Indonesia, Cetakan Pertama, Januari 2005 M.

===

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Daftar Isi | Intisari Kesalahan-kesalahan dalam Shalat

Al-Muhkam al-Matin fi Ikhtishar al-Qaul al-Mubin fi Akhtha' al-Mushallin.

Intisari Kesalahan-kesalahan dalam Shalat.

Syaikh Abu Ubaidah Masyhur bin Hasan Ali Salman.

Drs. Syaefulloh M. Satori.

Daftar Isi.

Pengantar Penerbit.

Mukaddimah.

Bab I: Kesalahan-kesalahan Orang Shalat dalam Hal Berpakaian dan Menutup Aurat.

1. Shalat dengan Menggunakan Pakaian Ketat Sehingga Menggambarkan Bentuk Aurat.

2. Shalat dengan Menggunakan Pakaian Tipis dan Transparan.

3. Shalat dengan Aurat Terbuka.

4. Shalat dengan Memakai Sarung yang Melebihi Mata Kaki.

5. Mengurai Busana Sampai Menyentuh Tanah dan Memakai Cadar Saat Mengerjakan Shalat.

6. Menyingsingkan Lengan Pakaian Ketika Mengerjakan Shalat.

7. Shalat dengan Kedua Bahu Terbuka.

8. Shalat dengan Memakai Pakaian yang Ada Gambarnya.

9. Shalat dengan Memakai Pakaian yang Dicelup Pewarna (Mu'ashfar).

10. Shalay Tanpa Memakai Penutup Kepala (Kopiah).

11. Pengingkaran Terhadap Orang Shalat yang Memakai Sepatu.

Bab II: Beberapa Kesalahan dalam Pemilihan Tempat Shalat.

1. Sujud di Atas Tanah Karbala dan Mengambil Kereweng (Tanah) Sebagai Alas Tempat Sujud, serta Adanya Keyakinan bahwa Perbuatan itu Dapat Mendatangkan Pahala dan Keutamaan.

2. Shalat di Tempat-tempat yang Ada Gambarnya, atau Sajadah yang Ada Gambar dan Sulamannya, serta Tempat-tempat yang Ada Lukisannya.

3. Shalat di Atas Kuburan atau Menghadap ke Kuburan.

4. Mengkhususkan Sebuah Tempat di dalam Masjid untuk Shalat.

5. Kesalahan Orang Shalat dalam Masalah Tabir Penghalang.

6. Melenceng dari Arah Kiblat.

Bab III: Beberapa Kesalahan Orang Shalat dalam Prilaku Shalat Mereka.

1. Mengeraskan Bacaan Niat dan Pendapat yang Mengatakan bahwa Niat Harus Berbarengan dengan Takbiratul Ihram.

2. Tidak Menggerakkan Lidah Ketika Mengucapkan Takbir, juga Saat Membaca Ayat-ayat Al-Qur`an, dan Semua Bacaan Dzikir dalam Shalat.

3. Beberapa Kesalahan yang Dilakukan Ketika Berdiri.

a. Tidak Mengangkat Kedua Tangan Ketika Takbiratul Ihram, Ruku', dan I'tidal.

b. Membiarkan Tangan Lepas ke Bawah dan Tidak Meletakkannya di Atas Dada, di Bawah atau di Atas Pusar.

c. Meninggalkan Doa Iftitah dan Ta'awudz Sebelum Membaca Surah Al-Fatihah.

d. Mengulang Bacaan Surah Al-Fatihah.

e. Melayangkan Pandangan Mata ke Arah Langit atau Memandang ke Tempat Lain Selain Tempat Sujud.

f. Memejamkan Mata Ketika Mengerjakan Shalat.

g. Banyak Bergerak dan Bercanda Ketika Shalat.

4. Beberapa Kesalahan Orang Shalat Ketika Ruku' dan I'tidal.

a. Tidak Mengerjakan Rukun-rukun dalam Shalat.

b. Di Antara Bentuk Kesalahan Orang-orang Shalat adalah Tidak Menyemarakkan Rukun Shalat dengan Bacaan-bacaan Dzikir yang Telah Ditentukan.

c. Tidak Tuma'ninah Ketika Ruku' dan I'tidal.

d. Di Antara Kesalahan Orang-orang Shalat Ketika I'tidal dari Ruku' adalah Menambahkan Bacaan "wa Asy-Syukru" Ketika Mereka Membaca "Rabbana wa lakal hamdu". Tambahan bacaan ini sama sekali tidak ditetapkan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.

e. Membaca Doa Qunut yang Biasa Dibaca pada Shalat Subuh dan Tidak Membaca Doa Qunut Nazilah pada Situasi-situasi Tertentu.

f. Banyak Orang yang Tidak Membaca Doa Qunut Nazilah Saat Terjadi Peristiwa-peristiwa Besar atau Terjadi Musibah.

g. Tidak Ada Satu Riwayat pun Tentang Prilaku Para Sahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam Saat Membaca Qunut dalam Shalat, Kecuali Hanya Mengamini Doa yang Dibaca oleh Nabi.

Baca selanjutnya:

Kembali ke Daftar Buku Perpustakaan ini.

===

Maraji'/ Sumber:
Kitab: Al-Muhkam al-Matin fi Ikhtishar al-Qaul al-Mubin fi Akhtha' al-Mushallin, Penulis: Syaikh Abu Ubaidah Masyhur bin Hasan Ali Salman, Tanpa Keterangan Penerbit, Tanpa Keterangan Cetakan dan Tahun, Judul Terjemahan: Intisari Kesalahan-kesalahan dalam Shalat, Penerjemah: Drs. Syaefulloh M. Satori, Penerbit: Darus Sunnah Press, Jakarta - Indonesia, Cetakan Pertama, Januari 2005 M.

===

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Daftar Isi Ringkasan Bidayah wa Nihayah