Gambaran Neraka (2) | Kajian Ramadhan

Majaalisu Syahru Ramadhaan.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullaah.

Kajian Kedua Puluh Lima.

Kajian Ramadhan.

Gambaran Neraka (2).

"Dan orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, memperoleh adzab Jahannam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali. Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara Neraka yang mengerikan, sedang Neraka itu menggelegak, hampir-hampir (Neraka) itu terpecah-pecah lantaran marah. Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan (orang-orang kafir). Penjaga-penjaga (Neraka itu) bertanya kepada mereka: 'Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia) seorang pemberi peringatan?'" (QS. Al-Mulk (67): 6-8)

"Pada hari mereka ditutup oleh adzab dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka." (QS. Al-Ankabut (29): 55)

"Bagi mereka lapisan-lapisan dari api di atas mereka dan di bawah merekapun lapisan-lapisan (dari api). Demikianlah Allah menakut-nakuti hamba-hamba-Nya dengan adzab itu. Maka bertakwalah kepada-Ku, wahai hamba-hamba-Ku." (QS. Az-Zumar (39): 16)

"Dari golongan kiri, siapakah golongan kiri itu? Dalam (siksaan) angin yang amat panas dan air yang panas yang mendidih, dan dalam naungan asap yang hitam. Tidak sejuk dan tidak menyenangkan." (QS. Al-Waqi'ah (56): 41-44)

"Mereka berkata: 'Janganlah kamu berangkat (pergi perang) dalam panas terik ini.' Katakanlah: 'Api Neraka Jahannam itu lebih sangat panas(nya),' jikalau mereka mengetahui." (QS. At-Taubah (9): 81)

"Dan tahukah kamu apakah Neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas." (QS. Al-Qari'ah (101): 10-11)

"Sesungguhnya orang-orang yang berdosa berada dalam kesesatan (di dunia) dan dalam Neraka. (Ingatlah) pada hari mereka diseret ke Neraka atas muka mereka. (Dikatakan kepada mereka:) 'Rasakanlah sentuhan api Neraka.'" (QS. Al-Qamar (54): 47-48)

"Tahukah kamu apa (Neraka) Saqar itu? Saqar itu tidak meninggalkan dan tidak membiarkan. (Neraka Saqar) adalah pembakar kulit manusia." (QS. Al-Muddatstsir (74): 27-29)

"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya Malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. At-Tahrim (66): 6)

"Sesungguhnya Neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana, seolah-olah ia iringan unta yang kuning." (QS. Al-Mursalat (77): 32-33)

"Dan kamu akan melihat orang-orang yang berdosa pada hari itu diikat bersama-sama dengan belenggu. Pakaian mereka adalah dari pelangkin (ter) dan muka mereka ditutup oleh api Neraka." (QS. Ibrahim (14): 49-50)

"Ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka, seraya mereka diseret, ke dalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api." (QS. Ghafir (40): 71-72)

"Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api Neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Dengan air itu dihancurluluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak keluar dari Neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan:) 'Rasakanlah adzab yang membakar ini.'" (QS. Al-Hajj (22): 19-22)

"Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam Neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan adzab." (QS. An-Nisa' (4): 56)

"Sesungguhnya pohon zaqqum itu, makanan orang yang banyak dosa. (Ia) sebagai kotorang minyak yang mendidih di dalam perut, seperti mendidihnya air yang sangat panas." (QS. Ad-Dukhan (44): 43-46)

Mengenai jenis pohon ini, Allah berfirman:

"Sesungguhnya dia adalah sebatang pohon yang keluar dari dasar Neraka Jahim. Mayangnya seperti kepala setan-setan." (QS. Ash-Shaffat (37): 64-65)

Baca selanjutnya: Gambaran Neraka (3)

===

Maraji'/ sumber:
Kitab: Majaalisu Syahru Ramadhaan, Penulis: Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullaah, Penerbit: Daruts Tsurayya lin Nasyr - Riyadh, Cetakan I, 1422 H/ 2002 M, Judul terjemahan: Kajian Ramadhan, Penerjemah: Salafuddin Abu Sayyid, Penerbit: al-Qowam - Solo, Cetakan V, 2012 M.

===

Ary Ambary Ahmad Abu Sahla al-Bantani
Sent from my BlackBerry® PIN 269C8299
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Daftar Isi Ringkasan Bidayah wa Nihayah