Aqidah Salaf Ashabul Hadits
Mukaddimah Pentahqiq (3)
Aku tak dapat bersandar penuh kepada manuskrip tersebut, karena teks yang sudah tercetak memiliki banyak tambahan dibanding manuskrip itu. Sehingga sistematika aku dalam mentahqiq (melakukan penelitian) adalah sebagai berikut:
1. Teks yang telah tercetak itu aku jadikan induk rujukan. Seandainya ada perbedaan antara keduanya (yakni antara naskah cetakan dengan naskah manuskrip), akan aku jelaskan. Seandainya ada tambahan yang terdapat dalam manuskrip yang tak terdapat dalam teks cetakan tersebut, akan aku cantumkan dalam kurung kurawal []. Seandainya ada tambahan dalam teks tercetak tersebut, tak akan aku terangkan karena terlalu banyak.
2. Aku mengklasifikasikan risalah ini menjadi beberapa fasal pembahasan dan aku lengkapi dengan nomor urut agar mudah diberikan komentar dan mudah dijadikan rujukan.
3. Aku membiarkan sub-sub judul yang diberikan oleh penerbit cetakan yang lalu. Tapi mungkin terkadang aku rubah sesuai dengan kebutuhan yang mengharuskan.
4. Aku mentakhrij (menjelaskan sumber) hadits-hadits dan atsar (perbuatan Shahabat) yang termuat dalam risalah ini sebatas kemampuan aku. Sebagian atsar ada yang tidak aku ketemukan siapa yang mengeluarkannya selain penulis sendiri. Lalu aku upayakan untuk menetapkan hukum keshahihan atau kedha'ifan hadits-hadits tersebut berdasarkan kodifikasi dalam musthalahul hadits. Kalau ada yang aku biarkan tanpa komentar, berarti aku belum menemukan biografi salah seorang perawinya. Kadang secara kebetulan, aku tidak menemukan nama atau nasabnya yang tepat. Maka aku meletakkan tanda (?) di depannya sebagai isyarat bahwa aku belum mengetahuinya.
5. Aku memberikan komentar ringkas pada soal-soal yang membutuhkan komentar. Sambil mengharap kepada Allah 'Azza wa Jalla agar melimpahkan kepadaku taufik-Nya, agar dapat mengulang lagi cetakan risalah ini. Sehingga aku dapat memberikan keterangan dan komentar sesuai dengan yang menjadi hak buku ini.
6. Aku membuatkan beberapa daftar isi yang mungkin bermanfaat yaitu:
a. Daftar ayat-ayat al-Qur-an.
b. Daftar hadits-hadits Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam.
c. Daftar nama-nama yang tercantum dalam risalah ini (yang terakhir ini tidak kami tuliskan dalam terjemahan ini, -pent).
Demikianlah, aku mengharap, semoga Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Kuasa melimpahkan taufik-Nya kepada aku dalam pekerjaan aku ini. Menjadikan amalan-amalan kita, semata-mata untuk mencari keridhaan-Nya. Menganugerahkan kepada kita akidah yang shahih. Dan melimpahkan taufik kepada kita menuju segala hal yang membawa kebaikan dunia dan akhirat. Sesungguhnya Dialah yang berhak dan berkuasa atas semua itu.
Badar bin 'Abdullah al-Badar
===
Maraji'/ Sumber:
Kitab: 'Aqiidatu as-Salaf Ash-haabu al-Hadiits, Penulis: Syaikhul Islam Abu Isma'il 'Abdurrahman bin Isma'il ash-Shabuni rahimahullaah, Pentahqiq: Badar bin 'Abdullah al-Badar, tanpa keterangan penerbit, cetakan dan tahun. Judul terjemahan: 'Aqidah Salaf Ashabul Hadits, Penerjemah: Abu Umar Basyir al-Maidani, Penerbit: at-Tibyan, Solo - Indonesia, tanpa keterangan cetakan dan tahun.
===
Ary Ambary Ahmad Abu Sahla al-Bantani
Sent from my BlackBerry® PIN 269C8299
powered by Sinyal Kuat INDOSAT