Rofiq ath-Thibb
===
(10) Kitab ath-Thibb an-Nabawi, Imam Ibnu Qoyyim al-Jauziyah, halaman 9.
===
Maroji':
Kitab: asy-Syifa' min Wahyi Khotamil Anbiya', Penulis: Aiman bin 'Abdul Fattah, Penerbit: Darush Shohifah, Cetakan I, 1425 H/ 2004 M, Judul terjemahan: Pengobatan dan penyembuhan menurut wahyu Nabi, Penerjemah: Kathur Suhardi, Penerbit: Pustaka as-Sabil - Jakarta, Cetakan IV, 1426 H/ 2005 M.
Judul terjemahan: Keajaiban Thibbun Nabawi, bukti ilmiah dan rahasia kesembuhan dalam pengobatan Nabawi, Penerjemah: Hawin Murtadlo, Penerbit: al-Qowam - Surakarta, Cetakan VIII, 2012 M.
===
Layanan GRATIS Estimasi Biaya Baja Ringan, Genteng Metal & Plafon Gypsum
http://www.bajaringantangerang.com
===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Mensucikan bejana bila anjing minum padanya
6) Mensucikan bejana bila anjing minum padanya
Diriwayatkan dari Abu Huroiroh rodhiyaLLOOHU 'anhu, Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda,
"Cara mensucikan bejana salah seorang dari kamu, jika anjing minum padanya adalah mencucinya tujuh kali. Cucian yang pertama dengan tanah." (109)
===
(109) Shohih, diriwayatkan oleh Imam Muslim 279, dan Imam Abu Dawud 71.
===
Maroji':
Kitab: Shohih Fiqh as-Sunnah, wa adillatuhu wa taudhih madzahib al-a'immah, Penulis: Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim, Penerbit: Maktabah at-Taufiqiyah, Kairo - Mesir, Cetakan 1424 H/ 2003 M, Judul terjemah: Shohih Fiqih Sunnah Jilid 1, Penerjemah: Abu Ihsan al-Atsari, Penerbit: Pustaka at-Tazkia, Jakarta, Cetakan IV, 1430 H/ 2009 M.
===
Layanan GRATIS Estimasi Biaya Baja Ringan, Genteng Metal & Plafon Gypsum
http://www.bajaringantangerang.com
===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: membantu suami dalam mengerjakan 'amal tho'ah
Membantu suami dalam mengerjakan 'amal tho'ah
Jika isteri tahu bahwa suaminya memperhatikan dakwah kepada ALLOH, rajin mengeluarkan shodaqoh kepada orang-orang miskin atau mengerjakan puasa sunnat, atau 'amal-'amal lain, maka dia menjadi pendukung baginya, tidak mengendorkannya dengan membebani berbagai tuntutan dan kewajiban. Tetapi dia membantunya dengan cara memberikan sugesti dan mendo'akannya. Bahkan kalau perlu dia harus mengabaikan kesenangan dirinya. Dia melakukan semua itu dengan kesadaran dirinya, agar dia ikut mendapatkan pahala dari ALLOH bersama suaminya. Jika semangat suaminya mengendor, maka dia menasihatinya.
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa 'alayhis salam untuk membunuhnya (25)
25) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
Sesungguhnya hari-hari hidupnya (dajjal) (di bumi) selama empat puluh hari;
Bekam titik empedu (3)
Bekam titik empedu (2)
Bekam titik empedu
LDL pembawa utama kolesterol (3)
LDL pembawa utama kolesterol (2)
LDL pembawa utama kolesterol
(Ahli Biokimia dan Peneliti pada The Center for Life Science, ITB)
Apabila kita mendengar istilah kolesterol, maka sebagian besar dari kita akan menautkan keberadaannya dengan beberapa penyakit yang konon menyebabkan tingginya kematian, misalnya penyakit jantung. Selain itu, kolesterol juga banyak ditautkan dengan penyakit diabetes tipe 2 dan penyakit lainnya. Di antara kita banyak yang tahu istilah kolesterol, namun tidak banyak yang mengetahui apa itu kolesterol.
Muqoddimah
Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak di'ibadahi dengan benar melainkan ALLOH semata, tidak ada sekutu bagi-NYA, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam adalah hamba dan Rosul-NYA. Semoga sholawat dan salam terlimpah kepadanya, keluarganya dan para Shohabatnya, serta siapa saja yang mengikuti petunjuknya hingga hari Pembalasan.
Amma ba'du:
Sejarah manusia, sejak zaman bapak kita Nabi Adam 'alayhis salam, tidak pernah mendapatkan perhatian, penelitian, uraian detil, dan kodifikasi sebagaimana yang didapat oleh siroh Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam, Muhammad bin 'Abdillah. Hal itu tidak aneh, karena Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam adalah pemimpin manusia semuanya dan sebaik-baik makhluq.
Para 'Ulama Muslimin silih berganti, dari satu generasi ke generasi lainnya, menaruh perhatian terhadap kehidupan dan siroh Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam, serta mengemukakannya kepada ummat dengan jelas lagi terang. Mereka menempuh berbagai metode untuk menulis siroh Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam, ada yang membahasnya secara luas dan panjang lebar, ada pula yang membahasnya secara ringkas.
Di hadapan kau -saudaraku sesama Muslim- ada mahkota berharga dari perbendaharaan-perbendaharaan salaf yang diambil oleh Imam Yahya bin Syarof an-Nawawi rohimahuLLOOH, dimana ia menulis biografi Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam yang menghimpun antara peringkasan dan kelengkapan yang mencakup semua sifat-sifat dan sirohnya. Ia memilih dari siroh Rosul shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam apa yang bisa dianggap sebagai pengantar dari studi siroh Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam, sehingga karya ini, bagi pengajar dan penuntut 'ilmu, menjadi kaidah pengetahuan yang dari sela-selanya bisa dibaca kehidupan Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam secara global.
Dengan harapan, menjadi titik tolak untuk menguasai berbagai aspek dari 'ilmu ini: 'ilmu siroh. Keistimewaan yang menjadikan buku ini memiliki kedudukan seperti ini, yaitu:
1. Buku ini memiliki keistimewaan karena ringkas tapi mencakup seluruhnya secara global, dimana buku ini berisi sekelumit sifat-sifat dan siroh Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam yang semestinya setiap Muslim membacanya, atau tidak ada udzur untuk tidak mengetahuinya.
2. Metodenya sederhana tapi kuat dalam mengemukakan kehidupan dan siroh Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam.
3. Pengarangnya adalah Imam muhaqqiq yang memiliki sumbangsih yang luas dalam berkhidmat terhadap Sunnah Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam dan memperhatikannya. Hal itu berdasarkan kesaksian 'Ulama terhadapnya, yang menjadikan ucapan-ucapannya, koreksinya, dan tarjihnya mendapatkan perhatian serta diperhitungkan di kalangan 'Ulama.
Ini adalah sebagian keistimewaan dari kajian yang bermutu tentang siroh Nabi ini. Maka, sudah sepatutnya bagi penuntut 'ilmu pemula dan orang yang mencintai pengetahuan tentang kehidupan Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam, untuk menjadikan kajian ini sebagai pengantar dan patokan bagi 'ilmunya mengenai siroh Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam.
Demikian pula kajian ini sebagai diktat bagi orang yang 'alim, bahan pelajarannya, kecermatan 'ilmu dan tawajjuhnya.
Buku ini asalnya terdapat pada tulisan Imam an-Nawawi dalam bukunya, Tahdziib al-Asmaa' wal Lughoot. Ia menjadikannya sebagai muqoddimah kitabnya untuk memuliakan kitab tersebut dengan menyebutkan siroh Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam.
Kitab Tahdziibul Asmaa' wal Lughoot dicetak di Idaroh ath-Thiba'ah al-Muniriyyah, Mesir.
Namun, di dalamnya banyak kekeliruan dan kesalahan cetak. Kemudian Darus Salam al-'Alamiyyah Mesir (1) memisahkan siroh yang harum ini dalam buku tersendiri. Meskipun kekeliruan dan kesalahan cetaknya lebih sedikit daripadanya aslinya, hanya saja tidak terbebas dari banyak kekeliruan dan penyimpanan.
Dari sinilah aku sangat berkeinginan untuk menerbitkannya dengan mengoreksi secara teliti -dengan keterbatasan modal saya-.
Kepada ALLOH-lah aku memohon pertolongan dan hidayah. Setelah itu, aku menuliskan teks kitab dan mendukung pilihan pengarang untuk berdalil dengan dalil-dalil yang shohih. Jika aku menjumpai pendapat lemah yang telah diingatkan oleh para 'Ulama, maka aku mengisyaratkan hal itu, dan aku juga meneliti nama-nama para tokoh dan sebagainya. Aku mentakhrij hadits-hadits qouliyyah yang disebutkan dalam buku ini sebagian besarnya secara ringkas dan tidak memperluasnya, serta mencukupkan pada Kutubus Sittah (enam kitab hadits) secara umum karena khawatir berpanjang lebar.
Aku sengaja meringkas apa yang aku nukil dalam catatan kaki tanpa menunjukkan kesalahan cetak yang telah disebutkan sebelumnya, dan membawakan matan yang shohih dengan bersandarkan pada buku-buku 'ilmiah lainnya yang berbeda-beda. Aku mencukupkan diri dari apa yang diperlukan pembaca berupa penjelasan hal-hal yang musykil, menyampaikan dalil, mengemukakan permasalahan yang penting dan sebagainya, demi menjaga maksud penulis buku ini, yaitu memaparkan secara ringkas.
Demikianlah yang dapat aku persembahkan, dan aku memohon ampun kepada ALLOH dari kesalahan yang mana setiap orang pernah mengalaminya, kecuali siapa yang dilindungi oleh ALLOH. Segala puji bagi ALLOH yang dengan kenikmatan-NYA 'amal-'amal sholih menjadi sempurna, dan semoga sholawat dan salam senantiasa terlimpah kepada sebaik-baik orang terdahulu dan terkemudian (Nabi Muhammad shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam) serta kepada semua Nabi 'alayhimas salaam, semua keluarga mereka dan semua orang sholih. Cukuplah ALLOH bagiku dan DIA-lah Sebaik-baik Penolong.
Ditulis oleh Abu 'Abdirrohman Kholid bin 'Abdirrohman bin Hamd asy-Syayi' -semoga ALLOH mengampuninya, kedua orangtuanya, gurunya, dan orang-orang yang disayanginya-.
Kamis, 08/02/1413 H.
===
(1) Setelah aku mempersiapkan buku ini untuk dicetak, aku mendapatkan cetakan lainnya untuk buku ini, as-Siiroh an-Nabawiyyah karya Imam an-Nawawi, yang diterbitkan dari Darul Basho-ir di Damaskus tahun 1400 H dengan tahqiq 'Abdur Ro'uf 'Ali dan Bassam 'Abdul Wahhab al-Jani. Keduanya menyebutkan bahwa buku ini dicetak berdasarkan pada kitab Tahdziibul Asmaa' wal Lughoot, yang telah dicetak dua kali: Pertama, cetakan orientalis Jerman Ferdinand Westenfeld, antara tahun 1842 dan 1847. Yang kedua di Mesir, di penerbit al-Muniriyyah, di samping dua manuskrip di perpustakaan azh-Zhohiriyyah, Damaskus. Kedua muhaqqiq tersebut telah melakukan usaha besar yang tampak pada penelitiannya untuk teks buku ini dan koreksinya. Aku memetik manfaat dari usaha keduanya, yaitu dengan membandingkan kedua naskah, ternyata aku menemukan keselarasan di antara keduanya secara umum. Segala puji dan syukur bagi ALLOH, dan semoga ALLOH memberikan pahala yang besar kepada kedua muhaqqiq tersebut. Tidak lupa aku berterima kasih kepada setiap orang yang memberikan nasihat dan bimbingan kepadaku, yaitu saudara-saudaraku tercinta lagi mulia. Demikian pula aku berterima kasih kepada fadhilah Syaikh kami, Dr. Sholih as-Sadlan, atas ketersediaannya untuk mengoreksi dan memberikan pengarahan. Semoga ALLOH membalas mereka semua atas usaha mereka dan memberikan taufiq pada aku dan mereka kepada segala kebaikan. Demikian pula aku memohon kepada ALLOH semoga DIA mengumpulkan kami bersama Kekasih kami, Nabi Muhammad shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam, di Surga-surga penuh kenikmatan.
===
Maroji':
Kitab: Tahdziibus Siroh an-Nabawiyyah, Penulis: Imam Yahya bin Syarof an-Nawawi, Penta'liq dan Pentakhrij: Abu 'Abdirrohman Kholid bin 'Abdirrohman bin Hamd asy-Syayi', Penerbit: Darush Shumay'i, Judul terjemah: Siroh Nabi Muhammad shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam ringkas, mudah dan akurat, Penerjemah: Akhmad Syaikhu, Penerbit: Pustaka Ibnu 'Umar, Cetakan II, 1434 H/ 2013 M.
===
Layanan GRATIS Estimasi Biaya Baja Ringan, Genteng Metal & Plafon Gypsum
http://www.bajaringantangerang.com
===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Paman dan bibi Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam
Yang masuk Islam di antara mereka adalah Hamzah dan al-'Abbas rodhiyaLLOOHU 'anhuma. Hamzah adalah yang paling muda usianya di antara mereka karena ia (juga) saudara sepersusuan Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam. Kemudian al-'Abbas yang lebih dekat usianya darinya, dan dialah yang bertugas memberi minum dari air zam-zam setelah ayahnya, 'Abdul Muththolib. Ia lebih usianya tiga tahun daripada Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam.
Bibinya ada enam: Shofiyyah, yang masuk Islam dan berhijrah. Ia adalah ibunda Ummu az-Zubair bin al-'Awwam. Ia meninggal di Madinah pada masa pemerintahan 'Umar bin al-Khoththob rodhiyaLLOOHU 'anhu. Ia adalah saudara perempuan Hamzah seibu. Lalu 'Atikah, konon, ia masuk Islam, dan dialah yang bermimpi melihat perang Badar. Kisahnya cukup masyhur. (64) Kemudian, Wabaroh, Arwa, Umaimah, dan Ummu Hakim, yaitu al-Baidho'.
===
(63) 'Abdul Ghoni al-Maqdisi, dalam kitab Mukhtashor as-Siiroh halaman 51, mengatakan, "Dinamakan dengan al-Ghoidaq karena ia adalah orang Quroisy yang paling dermawan dan paling banyak makanannya."
(64) Ringkasnya bahwa 'Atikah mengutus seseorang kepada al-'Abbas bin 'Abdul Muththolib untuk menyampaikan kepadanya bahwa ia melihat mimpi yang menakutkan, yaitu bahwa seorang penunggang unta maju sambil berteriak-teriak kepada manusia di Abthoh, "Pergilah ke tiga tempat kematian kalian." Kemudian mereka mengikutinya ke masjid, kemudian untanya menampakkannya di depan Ka'bah, kemudian ia meneriaki mereka seperti pada pertama kalinya, kemudian menampakkannya di atas bukit Abu Qubais. Kemudian ia melemparkan batu besar pada mereka, lalu batu itu tercerai berai, sehingga tidak ada satu rumah pun di Makkah melainkan kemasukan pecahan batu itu. Mimpi ini menjadi sebab keengganan musuh ALLOH, Abu Lahab, keluar menuju Badar. Lihat Siiroh Ibnu Hisyam 1/607, dan Marwiyyat Ghozwah Badr halaman 128, karya Dr. al-'Ulaimi Bawazir.
===
Maroji':
Kitab: Tahdziibus Siroh an-Nabawiyyah, Penulis: Imam Yahya bin Syarof an-Nawawi, Penta'liq dan Pentakhrij: Abu 'Abdirrohman Kholid bin 'Abdirrohman bin Hamd asy-Syayi', Penerbit: Darush Shumay'i, Judul terjemah: Siroh Nabi Muhammad shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam ringkas, mudah dan akurat, Penerjemah: Akhmad Syaikhu, Penerbit: Pustaka Ibnu 'Umar, Cetakan II, 1434 H/ 2013 M.
===
Layanan GRATIS Estimasi Biaya Baja Ringan, Genteng Metal & Plafon Gypsum
http://www.bajaringantangerang.com
===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Herbal pelancar kolesterol (8)
Ibnu Muflih memandang karakter bawang putih panas dan kering pada tingkatan keempat. Zat penghangat dan pengeringnya sangat efektif untuk mengatasi kedinginan dan dahak bagi orang yang berpotensi mengalami kelumpuhan.
Ath-Thibb an-Nabawi (Pengobatan ala Nabi)
Pengobatan Nabi dan 'ilmu pengobatan
1. Al-Ishlah, perbaikan. Jika kamu katakan, "Thobbab-tuhu, artinya aku memperbaiki keadaannya.
2. Al-Luthfu was-Siyasah, kelembutan dan pengaturan. Dapat dikatakan kepada Fulan, "Annahu thobba bil umuri", bahwa dia pintar mengurus segala masalah.
Herbal pelancar kolesterol (7)
Ibnu Sayyar al-Warroq menjelaskan bahwasanya madu baik untuk orangtua dan orang yang kelebihan sifat dingin. Bagi orang-orang yang bertemperamen panas dan di musim panas madu harus dihindari.
Membersihkan bagian bawah sandal
5) Membersihkan bagian bawah sandal
Diriwayatkan oleh Abu Sa'ida rodhiyaLLOOHU 'anhu, Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa 'alayhis salam untuk membunuhnya (24)
24) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
Tidak sejengkal tanah pun di bumi ini, melainkan dajjal menginjakkan kaki padanya
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: membantu suami dalam kebaikan
Membantu suami dalam kebaikan
Di antara ciri wanita yang sholihah dan ideal adalah mau membantu suami dalam kebaikan menurut kemampuannya. Dia menganjurkan suami agar berbuat baik kepada kedua orangtuanya, sebab dia mengetahui firman ALLOH,
Muqoddimah (2)
Muqoddimah
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: Menerima kepemimpinan laki-laki dan ta'at (2)
Menerima kepemimpinan laki-laki dan ta'at
Siapa pun wanita yang tidak menta'ati suaminya, tentu dia akan menderita, begitu pula suaminya. Maka isteri harus menta'ati suami dalam hal-hal yang mubah.
Dari Abu Umamah rodhiyaLLOOHU 'anhu, dari Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam, Beliau bersabda,
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa 'alayhis salam untuk membunuhnya (23)
23) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
[Ia (dajjal) tidak akan muncul sehingga orang-orang romawi tiba di al-A'maaq atau di Daabiq [mereka menghimpun (pasukan) untuk menghadapi kaum Muslimin, dan kaum Muslimin berhimpun (pasukan) untuk menghadapi mereka].
Muqoddimah penulis
Muqoddimah penulis
Latar belakang penulisan buku ini.
Sesungguhnya, segala puji hanya milik ALLOH. Kami memuji-NYA serta memohon pertolongan dan ampunan hanya kepada-NYA. Kami memohon perlindungan kepada-NYA dari keburukan jiwa dan 'amal perbuatan. Barangsiapa telah diberi petunjuk oleh-NYA, maka tiada seorang pun mampu menyesatkannya, dan barangsiapa telah disesatkan oleh-NYA, maka tak seorang pun dapat memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak di'ibadahi dengan benar selain ALLOH, yang Mahaesa dan tiada sekutu bagi-NYA, dan aku bersaksi bahwa Muhammad shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam adalah hamba dan utusan-NYA.
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa 'alayhis salam untuk membunuhnya (22)
22) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
[Ia (dajjal) akan muncul di [saat manusia berselisih pendapat dan berpecah belah]
Muqoddimah
Hal-hal yang harus dilakukan ketika ada seseorang yang meninggal dunia: Perintah untuk menyelesaikan hutang dan tanggungan si mayat
Perintah untuk menyelesaikan hutang dan tanggungan si mayat.
Hendaknya saudara atau kerabat segera menyelesaikan utang-utangnya dengan mengambil dari harta si mayat,
Hal-hal yang harus dilakukan ketika ada seseorang yang meninggal dunia: Hukum memindahkan penguburan jenazah ke daerah lain
Keterangan tambahan:
Hukum memindahkan penguburan jenazah ke daerah lain.
Hendaknya jenazah dikuburkan di daerah tempat ia meninggal dan tidak memindahkannya ke daerah lain, karena pemindahan tersebut merupakan bentuk penundaan untuk menyegerakan pengurusan jenazah, sebagaimana tersebut dalam hadits Abu Huroiroh rodhiyaLLOOHU 'anhu di atas.
Hal-hal yang harus dilakukan ketika ada seseorang yang meninggal dunia: Hendaknya mempercepat pengurusan (pemakaman) jenazah ketika sudah jelas kematiannya
e. Hendaknya mempercepat pengurusan (pemakaman) jenazah ketika sudah jelas kematiannya.
Hal ini berdasarkan hadits Abu Huroiroh rodhiyaLLOOHU 'anhu.
Hal-hal yang harus dilakukan ketika ada seseorang yang meninggal dunia: Orang yang mati saat sedang berihrom tidak ditutupi kepala dan wajahnya
d. Adapun menutup seluruh anggota tubuh ini berlaku bagi orang yang tidak berihrom, karena orang yang mati saat sedang berihrom tidak ditutupi kepala dan wajahnya.
Tersebut dalam hadits Ibnu 'Abbas rodhiyaLLOOHU 'anhuma, ia berkata,
Hal-hal yang harus dilakukan ketika ada seseorang yang meninggal dunia: Menutupnya dengan kain yang meliputi seluruh anggota tubuhnya
c. Menutupnya dengan kain yang meliputi seluruh anggota tubuhnya.
Hal ini berdasarkan hadits 'Aisyah rodhiyaLLOOHU 'anhuma,
Hal-hal yang harus dilakukan ketika ada seseorang yang meninggal dunia: Memejamkan kedua mata orang yang meninggal dunia dan mendo'akannya
Apabila ada seseorang yang meninggal dunia, maka orang-orang yang berada di sekitarnya wajib melakukan beberapa hal berikut:
a. Memejamkan kedua matanya.
b. Mendo'akannya.
Hal ini berdasarkan hadits Ummu Salamah rodhiyaLLOOHU 'anha, "Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam datang menjenguk Abu Salamah ketika Abu Salamah menghembuskan nafas terakhirnya (meninggal dunia), maka Beliau memejamkan kedua mata Abu Salamah lalu bersabda,
Mentalqin orang yang sakarotul maut (4)
Berdasarkan hadits riwayat dari Anas rodhiyaLLOOHU 'anhu, "Ada seorang anak yahudi yang membantu Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam, tiba-tiba ia sakit.
Mukhtashor Shohih Bukhori 50
Isteri yang ideal yang menetap di dalam rumahnya: Menerima kepemimpinan laki-laki dan ta'at
Kancah wanita adalah rumahnya. Dia bisa membuat rumahnya sebagai Surga dan tempat berteduh, atau merubahnya menjadi Neraka yang membara.
Menerima kepemimpinan laki-laki dan ta'at
Isteri yang ideal adalah isteri yang menghormati kehidupan suami isteri, bisa mengukur tingkah laku dan memiliki kesadaran untuk menegakkan rumah tangga Islami, tidak bodoh dan tidak terpedaya.
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa 'alayhis salam untuk membunuhnya (21)
21) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
[Ia (dajjal) juga melewati suatu tempat reruntuhan bangunan, seraya berkata padanya,
Membersihkan ujung pakaian wanita
4) Membersihkan ujung pakaian wanita
Jika ujung pakaian wanita terkena najis, sesungguhnya ia tersucikan bila bersentuhan dengan tanah yang bersih. Seorang wanita pernah bertanya kepada Ummu Salamah rodhiyaLLOOHU 'anha (isteri Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam), "Aku adalah seorang wanita yang memanjangkan ujung pakaianku, bagaimana jika aku berjalan di tempat yang kotor?" Ummu Salamah menjawab, "Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda,
Manakah 'ilmu kedokteran dan manakah dokter?
Menurut al-Khoththobi, 'ilmu kedokteran ada dua macam:
1. 'Ilmu kedokteran yunani yang berdasarkan analogis.
2. 'Ilmu kedokteran india yang berdasarkan eksperimen.
Anak-anak Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam
Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam memiliki tiga anak laki-laki:
- al-Qosim, dengannyalah Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam diberi kun-yah. Ia dilahirkan sebelum kenabian, dan meninggal saat berusia dua tahun.
- 'Abdulloh, disebut juga ath-Thoyyib dan ath-Thohir. Karena ia dilahirkan setelah kenabian, ada yang berpendapat, ath-Thoyyib dan ath-Thohir bukanlah 'Abdulloh, tapi yang benar adalah pendapat yang pertama.
Kata pengantar
Segala puji bagi ALLOH. Sholawat dan salam semoga terlimpah atas hamba ALLOH dan Rosul-NYA, Nabi Muhammad shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam.
Amma ba'du:
Saudara Kholid bin 'Abdurrohman asy-Syayi' telah menyampaikan kepadaku ta'liq (catatan) dan takhrij yang dilakukannya terhadap hadits-hadits yang termaktub pada bagian siroh dari kitab Tahdziibul Asmaa' wal Lughoot karya Imam an-Nawawi rohimahuLLOOH. Setelah membaca tulisannya secara mendetail, maka aku menetapkan sebagai berikut:
Sifat Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam
Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam tidak terlalu tinggi dan tidak pula pendek (53), tidak terlalu putih dan tidak pula coklat (54), rambutnya tidak keriting dan tidak pula lurus (55), saat meninggal tidak ada di kepalanya lebih dari dua puluh uban. Tubuhnya bagus, jarak antara kedua pundaknya jauh, memiliki rambut hingga kedua pundak: pada suatu waktu hingga dua daun telinganya, dan suatu waktu hingga separuh telinganya. Jenggotnya tebal, jari-jari tangannya besar (56), kepalanya besar, dan dua tulang persendiannya besar.
Akhlaq isteri yang ideal: Tidak membocorkan rahasia
Tidak membocorkan rahasia
Rahasia itu bermacam-macam ragamnya, apalagi rahasia di antara suami isteri, karena masing-masing bisa ikut campur ke dalam diri yang lain, mengetahui detail perasaannya dan gejolak jiwanya. Maka dalam keadaan bagaimana pun rahasia tidak boleh dibocorkan dan amanah harus dipegang.
Mentalqin orang yang sakarotul maut (3)
Dan dari Zur'ah bin 'Abdurrohman, bahwa ia menyaksikan saat Sa'id bin al-Musayyab sakit, sementara di dekatnya ada Abu Salamah bin 'Abdurrohman,
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa 'alayhis salam untuk membunuhnya (20)
20) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
Di antara bentuk fitnahnya (dajjal), ia melewati suatu desa [kemudian menyeru mereka agar mengikutinya],
Peringatan!
Cara pengumpulan kritikan dan komentar
Kedudukan tinggi al-Hafizh Ibnu Hajar dan kitabnya al-Fat-h
Ucapan terima kasih dan penghargaan
Aku bersholawat dan mengirim salam kepada Rosul-NYA yang mulia shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam, aku memohonkan keridhoan ALLOH buat para Shohabat Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam dan para pengikut mereka dengan baik hingga hari Kiamat nanti. Dan aku berterima kasih dan mendo'akan Syaikh kita asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz yang menunjukkan pekerjaan ini, membimbing, memeriksa dan memberikan perhatian kepadanya, memberikan waktunya di dalam berbagai majelis untuk membaca dan membenarkannya, lalu menyuruh agar dicetak dengan disertai do'a dan nasihatnya, semoga ALLOH membalas beliau dengan balasan yang terbaik dan menempatkannya di dalam Surga yang tertinggi.
Muqoddimah
Sesungguhnya segala puji bagi ALLOH, kita memuji dan memohon pertolongan-NYA, kita berlindung kepada ALLOH dari kejahatan diri kita dan keburukan 'amalan kita. Barangsiapa yang diberi hidayah oleh ALLOH maka tidak ada yang sanggup untuk menyesatkannya dan barangsiapa yang disesatkan oleh ALLOH maka tidak ada yang sanggup untuk memberinya hidayah.
Kajian teoritis seputar pengobatan dan penyembuhan ala Nabi
Membersihkan pakaian yang terkena madzi
3) Membersihkan pakaian yang terkena madzi.
Madzi ini sering terjadi dan sulit untuk dihindari. Karena itu dimudahkan cara pensuciannya menurut syar'i. Yaitu cukup dengan memercikkan air pada pakaian di tempat yang terkena madzi.
Akhlaq isteri yang ideal: Tidak memperdayai madu
Tidak memperdayai madu
Cemburu merupakan tabi'at wanita, dan tak seorang pun di antara mereka yang bisa menghindar darinya. Hal ini bisa dimaklumi selagi dia tidak berbuat secara berlebih-lebihan hingga melanggar yang harom, baik berupa perkataan maupun perbuatan. Tetapi jika dia cemburu secara berlebih-lebihan, sehingga suami merasa bahwa hak madunya terkurangi, lalu suaminya juga terpengaruh karenanya, maka itu merupakan cemburu yang menimbulkan dosa, dan suaminya juga ikut berdosa jika dia ikut terpengaruh dan meladeninya. Sebab suami wajib berbuat adil di antara isteri-isterinya. Jika tidak, maka adzab siap menunggu suami pada hari Kiamat.
Mentalqin orang yang sakarotul maut (2)
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa 'alayhis salam untuk membunuhnya (19)
19) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
Di antara bentuk fitnahnya (dajjal), ia melewati suatu kawasan atau daerah [lalu menyeru penduduknya agar mengikutinya],
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa 'alayhis salam untuk membunuhnya (18)
18) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
Di antara bentuk fitnahnya (dajjal), ia diberi wewenang untuk menguasai seseorang
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa 'alayhis salam untuk membunuhnya (17)
17) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
Di antara bentuk fitnahnya (dajjal), ia berkata kepada seorang Arob badui,
Herbal pelancar kolesterol (6)
Kadang permasalahan penyakit pembuluh darah diawali akibat kentalnya darah atau karena tabi'at yang terlampau panas dan inflamasi sehingga rentan menimbulkan peradangan, oleh sebab itu, apabila hal itu terjadi dapat dilakukan dengan pendinginan liver maupun penurunan viskositas darah. Talbinah dan sakanjabin adalah contoh herbal yang mendinginkan dan meringankan peradangan. Di sisi lain sakanjabin serta bawang putih dapat berfungsi untuk mengencerkan darah.
Herbal pelancar kolesterol (5)
Imam adz-Dzahabi rohimahuLLOOH berpendapat kulit dan biji lemon bersifat panas kering, dan masamnya bersifat dingin. Tabib 'Abdul 'Aziz menyatakan, "Bila ada kekhawatiran terhadap (terapi) muntah -yang menyebabkan uap- naik sampai ke otak, maka hendaknya dilakukan pada kondisi-kondisi tertentu saja." Ia juga menyatakan, "Dan bisa diganti dengan minuman lemon di pagi hari."
Herbal pelancar kolesterol (4)
Ibnu Sayyar menyebutkan bahwa yoghurt dapat mengurangi berat badan wanita. Imam Ibnu Muflih rohimahuLLOOH mengungkapkan jika yoghurt yang paling bagus adalah yang paling banyak buihnya. Karakter yoghurt adalah dingin, sementara kering atau lembab ada dua pendapat.
Herbal pelancar kolesterol (3)
Imam Ibnu Muflih al-Maqdisi rohimahuLLOOH menerangkan bahwasanya madu mengandung nutrisi, melunakkan tinja, menjaga khasiat pasta dan isinya, menghilangkan aroma obat yang tidak sedap, membersihkan liver dan dada, melancarkan air seni dan cocok untuk mengobati batuk akibat unsur dahak.
Herbal pelancar kolesterol (2)
Asam jawa (Tamarindus indica) menurut Imam adz-Dzahabi rohimahuLLOOH bersifat dingin-kering termasuk tingkatan kedua, meringankan penyakit kuning, menghentikan muntah, membahayakan dada (hati), digunakan sebagai rendaman, bumbu masak, dan sakanjabin, ada yang dibuat sirup dan dapat mengatasi rasa haus.
Herbal pelancar kolesterol
Pencahar untuk pengendapan empedu kuning.
Thoyyiban dari hulu hingga hilir (4)
Selain menjadi baik, humor bisa juga menjadi buruk dan berbahaya. Panas pencernaan berlebih menghasilkan empedu kuning yang buruk, panas membakar menghasilkan empedu hitam buruk. Kekurangan panas menghasilkan lendir (balghom), kekurangan yang sangat atas panas bisa menghasilkan empedu hitam (sawda) karena kelebihan dingin membekukan dan mengendapkan cairan.
Thoyyiban dari hulu hingga hilir (3)
Sementara sifat tubuh seseorang mengindikasikan agar ia mengkonsumsi makanan dengan kualitas yang tepat, karena ini akan membantu menghasilkan cairan darah yang sehat guna menjaga kesehatan tetap prima.
Thoyyiban dari hulu hingga hilir (2)
Dalam kitab Thibbun Nabawi, Imam adz-Dzahabi rohimahuLLOOH mengulas 7 faktor alam. Faktor pertama adalah al-Arkan (unsur) yang terdiri dari 4 jenis, yaitu api yang bersifat panas-kering, udara bersifat panas-lembab, air bersifat dingin-lembab, dan tanah yang bersifat kering-dingin.
Thoyyiban dari hulu hingga hilir
(Qur-an Suroh al-Baqoroh: ayat 168)
Suroh al-Baqoroh ayat 168 ditafsirkan al-Hafizh Ibnu Katsir rohimahuLLOOH, bahwasanya ALLOH Sub-haanahu wa Ta'aala menjelaskan DIA-lah yang memberi rizqi semua makhluq-NYA. Untuk itu ALLOH Sub-haanahu wa Ta'aala menyebut DIA-lah sebagai pemberi karunia kepada mereka dan memperbolehkan mereka makan dari semua apa yang ada di bumi, yaitu yang dihalalkan bagi mereka lagi baik dan tidak membahayakan tubuh serta akal mereka. Pertanyaannya, apakah mungkin makanan yang halal bisa membahayakan tubuh serta akal?
'Aisyah, Lumbung 'ilmu ramuan Nabawi (2)
Setelah Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam wafat, 'Aisyah rodhiyaLLOOHU 'anhuma adalah salah satu tempat bertanya. Abu Musa al-Asy'ari mengatakan, setiap kali kami menemukan kesulitan, kami temukan kemudahannya pada 'Aisyah rodhiyaLLOOHU 'anhuma. Para Shohabat rodhiyaLLOOHU 'anhum sering meminta pendapat jika menemukan masalah yang tidak dapat mereka selesaikan sendiri.
'Aisyah, Lumbung 'ilmu ramuan Nabawi
Kolesterol: si sahabat baik (4)
Kolesterol: si sahabat baik (3)
Kolesterol: si sahabat baik (2)
Kolesterol: si sahabat baik
Hadyus sari 219
Sabda Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam (Yang paling panjang tangannya) artinya yang paling berhati mulia di antara mereka. Tersebut kata 'Yad (tangan)' di dalam al-Qur-an dan Hadits yang disandarkan kepada ALLOH 'Azza wa Jalla, Ahlus Sunnah wal Jama'ah sepakat bahwasanya hal itu tidak dimaksudkan dengan tangan anggota tubuh yang menjadi sifat makhluq. Ahlus Sunnah menetapkan apa yang disebutkan tentangnya dan beriman kepadanya, di antara mereka ada yang berhenti (menahan diri/ tawaqquf) tanpa menakwilnya dan di antara mereka pula ada yang membawa setiap lafazh daripadanya kepada makna yang tampak baginya (mentakwilnya). Demikianlah yang mereka lakukan pada semua yang disebutkan semisal ini.
Membersihkan pakaian dari air seni anak yang masih menyusu (belum memakan makanan)
2) Membersihkan pakaian dari air seni anak yang masih menyusu (belum memakan makanan).
Membersihkan pakaian yang terkena darah haidh
1) Membersihkan pakaian yang terkena darah haidh.
Yaitu dengan mengerik dan menggosoknya, lalu mengeriknya dengan ujung jari-jari agar lepas dan hilang, kemudian mencucinya dengan air.
Kadar najis yang dimaafkan
Perkataan kepada setiap orang yang sakit (5)
Kelima:
Ketahuilah bahwa berobat merupakan sebab, pengobatan merupakan sebab, begitu pula operasi, obat-obatan, semua merupakan sebab. Karena itu ia tidak akan memberikan pengaruh apa pun kecuali dengan seizin ALLOH. Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda,
Akhlaq isteri yang ideal: Tidak merusak pikiran isteri terhadap suami
Tidak merusak pikiran isteri terhadap suami
Di antara kejelekan yang seringkali dialami para wanita ialah merusak pikiran seorang isteri terhadap suaminya atau keluarganya. Ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk tujuan ini. Yang paling sederhana, salah seorang di antara mereka bercerita tentang barang-barang miliknya atau tentang kedudukannya di samping suaminya atau tentang pertolongan yang diberikan suami kepadanya dalam mengurus rumah.
Mentalqin orang yang sakarotul maut
a. Mentalqin (membimbing)nya untuk mengucapkan syahadat.
Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda,
Kewajiban bagi orang sakit (12)
Fat-hul Baari Syaroh Shohiih al-Bukhori
===
Layanan GRATIS Estimasi Biaya Baja Ringan, Genteng Metal & Plafon Gypsum
http://www.bajaringantangerang.com
===
===
Hadyus sari 143
Firman-NYA (DIA beristiwa' di atas 'arsy) termasuk di dalam persoalan mutasyabih yang 'ilmunya diserahkan kepada ALLOH 'Azza wa Jalla, tafsirnya tertera di aslinya.
Perkataan kepada setiap orang yang sakit (4)
Keempat:
Wahai saudaraku yang tercinta, engkau harus memikirkan hikmah ROBBANI sehubungan dengan musibah yang menimpamu. Sesungguhnya ALLOH Maha bijaksana, qodho' dan qodar-NYA tidak keluar dari batasan hikmah. Firman-NYA:
Perkataan kepada setiap orang yang sakit (3)
Ketiga:
Jangan karena musibah yang menimpamu, membuatmu melalaikan ALLOH. Karena banyak orang yang jatuh sakit, justru hanya sibuk memikirkan penyakitnya, apa resep dokter, bagaimana hasil penyinaran, apa diagnosanya, apa cara penyembuhan yang paling mutakhir dan lain sebagainya, sementara dia lupa terhadap ROBB-nya. Padahal mestinya orang yang sakit justru harus lebih dekat kepada ROBB-nya, dengan memasrahkan diri kepada-NYA. Yang demikian itu lebih bermanfaat dan lebih mendatangkan harapan baginya. Dalam sebuah hadits qudsi disebutkan bahwa ALLOH berfirman kepada hamba pada hari Kiamat,
"Sesungguhnya ALLOH 'Azza wa jalla berfirman pada hari Kiamat, 'Wahai anak Adam, AKU sakit namun kamu tidak menjenguk-KU.' Hamba berkata, 'Wahai ROBB-ku, bagaimana mungkin aku menjenguk-MU, sedang ENGKAU adalah ROBB semesta alam?' ALLOH berfirman, 'Tidakkah kamu tahu bahwa hamba-KU Fulan sakit namun kamu tidak menjenguknya? Tidakkah kamu tahu bahwa jika kamu menjenguknya, maka kamu mendapati AKU ada di sisinya? Wahai anak Adam, AKU meminta makan, namun kamu tidak memberi-KU makan.' Hamba berkata, 'Wahai ROBB-ku, bagaimana mungkin aku memberi-MU makan sedang ENGKAU adalah ROBB semesta alam?' ALLOH berfirman 'Tidakkah kamu tahu bahwa hamba-KU Fulan meminta makan kepadamu namun kamu tidak memberinya makan? Tidakkah kamu tahu bahwa jika kamu memberinya makan, maka kamu mendapati AKU ada di sisinya? Wahai anak Adam, AKU meminta minum, namun kamu tidak memberi-KU minum.' Hamba berkata, 'Wahai ROBB-ku, bagaimana mungkin aku memberi-MU minum sedang ENGKAU adalah ROBB semesta alam?' ALLOH berfirman, 'Tidakkah kamu tahu bahwa hamba-KU Fulan meminta minum kepadamu namun kamu tidak memberinya minum? Tidakkah kamu tahu bahwa jika kamu memberinya minum maka kamu mendapati AKU ada di sisinya?'"
(Hadits Riwayat Imam Muslim, Imam Ahmad, Imam Malik)
Para 'Ulama menyatakan, di sini terkandung dalil tentang kedekatan orang yang hatinya sudah pasrah kepada-NYA. Tentu saja ini merupakan kedekatan yang disesuaikan dengan keagungan-NYA. Toh tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan-NYA, dan DIA Maha mendengar lagi Maha mengetahui.
===
Maroji':
Kitab: asy-Syifa' min Wahyi Khotamil Anbiya', Penulis: Aiman bin 'Abdul Fattah, Penerbit: Darush Shohifah, Cetakan I, 1425 H/ 2004 M, Judul terjemahan: Pengobatan dan penyembuhan menurut wahyu Nabi, Penerjemah: Kathur Suhardi, Penerbit: Pustaka as-Sabil - Jakarta, Cetakan IV, 1426 H/ 2005 M.
Judul terjemahan: Keajaiban Thibbun Nabawi, bukti ilmiah dan rahasia kesembuhan dalam pengobatan Nabawi, Penerjemah: Hawin Murtadlo, Penerbit: al-Qowam - Surakarta, Cetakan VIII, 2012 M.
===
Layanan GRATIS Estimasi Biaya Baja Ringan, Genteng Metal & Plafon Gypsum
http://www.bajaringantangerang.com
===
===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Kewajiban bagi orang sakit (11)
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa 'alayhis salam untuk membunuhnya (16)
16) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
Barang siapa diuji dengan sungainya (dajjal), hendaknya ia memohon pertolongan kepada ALLOH, dan membacakan [terhadap dajjal] (51) sejumlah ayat di permulaan suroh [al-Kahfi], [sebab, ia akan menjadi tameng dan pelindung dari fitnahnya]. (52)
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa 'alayhis salam untuk membunuhnya (15)
15) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
Di antara bentuk fitnahnya, ia (dajjal) membawa (memiliki) Surga dan Neraka, [sungai dan air], (37) [dan gunung roti], (38) [dan ia datang membawa sesuatu seperti wujud Surga dan Neraka], (39) Surganya -sebenarnya- adalah Neraka, dan Nerakanya -sebenarnya- adalah Surga.
Akhlaq isteri yang ideal: Menjauhi ghibah
Menjauhi ghibah
Isteri yang ideal tidak menyakiti hati orang lain dan menjelek-jelekkan Muslimah lainnya, apa pun sebabnya, entah karena hendak melecehkan, mengolok-olok, bercanda, marah, atau karena hanya ingin menghambur-hamburkan waktu.
Apa hukum cairan yang keluar dari kemaluan wanita, atau yang disebut cairan kemaluan wanita? (3)
Thoharoh haqiqiyah
Najis
Apa hukum cairan yang keluar dari kemaluan wanita, atau yang disebut cairan kemaluan wanita?
Penulis berkata: Yang paling rojih adalah uraian berikut ini: Jika cairan itu keluar dari wanita pada saat bercumbu dengan suami, menginginkan jima' atau sejenisnya, maka itulah yang disebut madzi. Seperti yang telah kita ketahui bahwa madzi adalah najis, wajib untuk mencucinya dan membatalkan wudhu'.
Apa hukum cairan yang keluar dari kemaluan wanita, atau yang disebut cairan kemaluan wanita? (2)
Thoharoh haqiqiyah
Najis
Apa hukum cairan yang keluar dari kemaluan wanita, atau yang disebut cairan kemaluan wanita?
Pendapat kedua, cairan yang keluar dari kemaluan wanita adalah suci. (99) Mereka berargumen dengan beberapa dalil berikut:
Apa hukum cairan yang keluar dari kemaluan wanita, atau yang disebut cairan kemaluan wanita?
Thoharoh haqiqiyah
Najis
Apa hukum cairan yang keluar dari kemaluan wanita, atau yang disebut cairan kemaluan wanita?
Dalam masalah ini ada dua madzhab 'Ulama: (95)
Pendapat pertama, yaitu najis.
Bid'ah-bid'ah dalam 'aqidah
1. Bid'ah syi'ah dan khowarij
Syaikh (Imam Muhammad Nashiruddin al-Albani) rohimahuLLOOH di dalam kitab ash-Shohihah 5/656 berkata, "... Sesungguhnya, fitnah mula-mula akan datang dari arah timur. Hal itu akan menjadi sebab perpecahan di kalangan kaum Muslimin. Demikian juga berbagai macam bid'ah akan berkembang dari arah itu pula, seperti bid'ah syi'ah, dan khowarij serta semacamnya."
===
Maroji': Kitab: Qomus al-Bida', Penulis: Abu 'Ubaydah Masyhur bin Hasan Alu Salman dan Abu 'Abdillah Ahmad bin Isma'il asy-Syakukani, Penerbit: Daar al-Imam al-Bukhori, Qatar, Cetakan III, 1429 H/ 2008 M, Judul terjemah: Kamus Bid'ah: Disarikan dari buku-buku Syaikh al-Albani, Penerjemah: Asmuni, Penerbit: PT Darul Falah, Bekasi, Cetakan I, 1431 H/ 2010 M.
===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Kewajiban bagi orang sakit (10)
"Bagi laki-laki ada hak bagian dari harta peninggalan ibu bapak dan kerabatnya, dan bagi wanita ada hak bagian (pula) dari harta peninggalan ibu bapak dan kerabatnya, baik sedikit atau banyak menurut bahagian yang telah ditetapkan. Dan apabila sewaktu-waktu pembagian itu hadir kerabat, anak yatim dan orang miskin, maka berilah mereka dari harta itu (sekedarnya) dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik.
Kewajiban bagi orang sakit (9)
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa 'alayhis salam untuk membunuhnya (14)
14) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
Di antara kedua matanya tertulis kata 'kafir', yang dapat dibaca oleh [orang yang membenci perbuatannya, atau dapat dibaca] (36) oleh setiap orang Mu'min yang mengerti baca tulis atau pun tidak.
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa 'alayhis salam untuk membunuhnya (13)
13) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
Ia (dajjal) berkulit sawo matang dan berambut keriting, (34) [dan rambutnya kusut, tidak rapi]. (35)
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa 'alayhis salam untuk membunuhnya (12)
12) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
Ia (dajjal) seorang pemuda yang berambut keriting, yang aku menyerupakannya seperti 'Abdul 'Uzza bin Qothon, (31) [berpostur tubuh pendek, berkaki bengkok, bermata hitam dan lebar] (32), [memiliki cacat, atau hina]. (33)
Perkataan kepada setiap orang yang sakit (2)
Kedua:
Kami sarankan kepadamu, terutama kepada diri kami sendiri, hendaklah engkau berbaik sangka kepada ALLOH. Mantapkan 'aqidahmu dengan menyadari sepenuhnya bahwa musibah yang menimpamu, murni berasal dari ALLOH Yang Maha Pengasih, yang lebih mengasihimu daripada kasih sayang ibumu kepadamu, bahkan lebih mengasihimu daripada kasih sayang dirinya sendiri. ALLOH menimpakan musibah kepadamu, dan musibah-NYA adalah wujud rohmat atau kasih sayang-NYA kepadamu.
Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda,
"ALLOH tidak menguji hamba-NYA yang mu'min dengan suatu musibah, pada dirinya, hartanya atau anaknya, melainkan karena salah satu dari dua perkara: entah karena dia memiliki dosa yang tidak dihapus kecuali dengan cara ini, atau entah karena dia berhak mendapatkan derajat di sisi ALLOH, yang tidak dicapai kecuali dengan cara ini."
Dalam riwayat Imam Ahmad disebutkan,
"Jika ALLOH menguji hamba-NYA yang Muslim dengan suatu musibah pada tubuhnya, maka DIA berfirman kepada Malaikat, 'Tulislah baginya pahala kebaikan 'amal yang dia lakukan.' Jika ALLOH menyembuhkannya, maka DIA mencucinya dan membersihkannya. Jika ALLOH mencabut nyawanya, maka DIA mengampuni dosanya dan merohmatinya."
Jadi berbaik sangkalah kepada ALLOH dan ketahuilah bahwa musibah yang menimpamu merupakan kebaikan bagimu. Itu sudah pasti, hanya saja engkau tidak mengetahuinya. Firman ALLOH,
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. ALLOH mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."
(Qur-an Suroh al-Baqoroh: Ayat 216)
Maroji':
Kitab: asy-Syifa' min Wahyi Khotamil Anbiya', Penulis: Aiman bin 'Abdul Fattah, Penerbit: Darush Shohifah, Cetakan I, 1425 H/ 2004 M, Judul terjemahan: Pengobatan dan penyembuhan menurut wahyu Nabi, Penerjemah: Kathur Suhardi, Penerbit: Pustaka as-Sabil - Jakarta, Cetakan IV, 1426 H/ 2005 M.
Judul terjemahan: Keajaiban Thibbun Nabawi, bukti ilmiah dan rahasia kesembuhan dalam pengobatan Nabawi, Penerjemah: Hawin Murtadlo, Penerbit: al-Qowam - Surakarta, Cetakan VIII, 2012 M.
===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Perkataan kepada setiap orang yang sakit
Pertama:
Kami memohon kepada ALLOH agar DIA berkenan memberikan kesembuhan kepadamu dan tidak meninggalkan penyakit, agar DIA menyempurnakan afiat yang kekal kepadamu, afiat dalam agama, dunia dan akhiroh.
Maroji':
Kitab: asy-Syifa' min Wahyi Khotamil Anbiya', Penulis: Aiman bin 'Abdul Fattah, Penerbit: Darush Shohifah, Cetakan I, 1425 H/ 2004 M, Judul terjemahan: Pengobatan dan penyembuhan menurut wahyu Nabi, Penerjemah: Kathur Suhardi, Penerbit: Pustaka as-Sabil - Jakarta, Cetakan IV, 1426 H/ 2005 M.
Judul terjemahan: Keajaiban Thibbun Nabawi, bukti ilmiah dan rahasia kesembuhan dalam pengobatan Nabawi, Penerjemah: Hawin Murtadlo, Penerbit: al-Qowam - Surakarta, Cetakan VIII, 2012 M.
===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Pendapat meninggalkan pengobatan lebih utama
Setelah pemaparan yang singkat dan cepat tentang masalah pengobatan ini, maka kami mendapatkan kejelasan tentang kuatnya pendapat bahwa meninggalkan pengobatan adalah lebih utama, karena kuatnya sumber pengambilan dalil atas pendapat ini, apalagi jika dikaitkan dengan hadits tentang tujuh puluh ribu orang yang masuk Surga tanpa hisab dan tidak ada adzab atas mereka.
Dari Ibnu 'Abbas rodhiyaLLOOHU 'anhu, dari Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam, Beliau bersabda,
"Berbagai ummat pernah ditampakkan kepadaku. Maka aku melihat ada seorang Nabi yang disertai segolongan orang, ada Nabi yang disertai dua orang, ada Nabi yang tidak disertai siapapun. Lalu ditampakkan kepadaku segolongan ummat yang banyak. Aku berkata, 'Ini adalah ummatku.' Dikatakan kepadaku, 'Itu adalah Musa bin Imron beserta kaumnya. Lihatlah ke atas.' Ternyata di sana ada segolongan ummat yang sangat besar. Dikatakan kepadaku, 'Lihatlah sisi lain.' Ternyata di sana ada segolongan ummat lain yang juga besar. Dikatakan kepadaku, 'Itu adalah ummatmu.' Di antara mereka ada tujuh puluh ribu orang yang masuk Surga tanpa hisab dan tidak ada adzab'."
(Hadits Riwayat Imam al-Bukhori, dan Imam Muslim)
Kemudian Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam masuk rumah. Maka orang-orang berkasak-kusuk tentang masalah ini. Mereka berkata, "Siapakah mereka yang masuk Surga tanpa hisab dan tidak mendapatkan adzab itu?"
Yang lain menanggapi dengan berkata, "Boleh jadi mereka adalah orang-orang yang menjadi shohabat Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam."
Yang lain lagi berkata, "Mereka adalah orang-orang yang dilahirkan pada masa Islam dan tidak menyekutukan ALLOH."
Masih banyak lagi kasak-kusuk yang mereka katakan. Lalu Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam keluar seraya bertanya, "Apa yang sedang kalian bicarakan ini?"
Mereka memberitahukan apa yang mereka katakan. Maka Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda, "Mereka adalah orang-orang yang tidak meminta di ruqyah, tidak melakukan pengobatan kay (menyundut dengan api), tidak bertathoyyur (meramal dengan suatu keburukan) dan hanya kepada ROBB mereka bertawakkal."
Tiba-tiba Ukasyah bin Mihshon bangkit seraya berkata, "Berdo'alah kepada ALLOH agar DIA menjadikan aku termasuk golongan mereka."
Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda, "Engkau termasuk golongan mereka."
Kemudian ada lelaki lain yang bangkit dan berkata, "Berdo'alah kepada ALLOH agar DIA menjadikan aku termasuk golongan mereka."
Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda, "Engkau sudah didahului Ukasyah."
Sifat orang-orang yang masuk Surga tanpa hisab dan tidak mendapatkan adzab adalah bertawakkal kepada ALLOH dan tidak mencari sebab-sebab pengobatan, seperti yang dikatakan para 'Ulama.
Hal ini juga dikuatkan dengan sikap Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam yang tidak mau berobat pada akhir hayat Beliau. Diriwayatkan dari 'Aisyah rodhiyaLLOOHU 'anhuma, dia berkata,
"Kami meletakkan obat di pinggir mulut Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam saat Beliau sakit. Namun Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam memberi isyarat, 'Janganlah kalian memberiku obat.' Maka kami menyatakan ketidaksukaan orang sakit terhadap obat. Setelah siuman, Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda, 'Tak seorang pun di dalam rumah ini yang menyisa di antara kalian melainkan diberi obat kecuali al-'Abbas rodhiyaLLOOHU 'anhu. Sesungguhnya dia tidak hadir bersama kalian." (Hadits Riwayat Imam al-Bukhori dan Imam Muslim)
Sisi pembuktian hadits ini, bahwa kami menginginkan agar orang-orang Muslim pada zaman sekarang belajar shobar dan ridho. Keluh kesah yang memenuhi hati orang-orang Muslim karena sakit dan takut, adalah penyakit. Jutaan dan milyaran uang yang dibayarkan kepada para dokter dan rumah sakit tanpa mendatangkan manfaat, merupakan kesengsaraan. Seseorang mengira bahwa dia dapat memperpanjang umurnya atau menundanya, hanya karena ingin memenuhi syahwatnya dan menikmati hidup. Mereka adalah para penghayal yang hendak mempermainkan pikiran pasien.
Maroji':
Kitab: asy-Syifa' min Wahyi Khotamil Anbiya', Penulis: Aiman bin 'Abdul Fattah, Penerbit: Darush Shohifah, Cetakan I, 1425 H/ 2004 M, Judul terjemahan: Pengobatan dan penyembuhan menurut wahyu Nabi, Penerjemah: Kathur Suhardi, Penerbit: Pustaka as-Sabil - Jakarta, Cetakan IV, 1426 H/ 2005 M.
Judul terjemahan: Keajaiban Thibbun Nabawi, bukti ilmiah dan rahasia kesembuhan dalam pengobatan Nabawi, Penerjemah: Hawin Murtadlo, Penerbit: al-Qowam - Surakarta, Cetakan VIII, 2012 M.
===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Akhlaq isteri yang ideal: Menjauhi adu domba
Menjauhi adu domba
Adu domba merupakan perangai tercela yang menanamkan dendam di antara manusia. Ini merupakan sifat yang dibenci setiap Muslim dan Muslimah.
Akhlaq isteri yang ideal: Menjauhi akhlaq-akhlaq yang buruk
Menjauhi akhlaq-akhlaq yang buruk
Sepuluh keburukan yang mendatangkan kemuraman, kesusahan dan menghambat kelangsungan hidup. Mana mungkin ada akhlaq yang buruk, yang bisa menciptakan kebahagiaan, kedamaian dan ketenangan di dalam rumah tangga? Rumahnya tentu akan selalu guncang dihembus angin dan nafsu, seperti perkataan yang tak terkontrol, tipu daya, pembocoran rahasia dan akhlaq-akhlaq yang buruk lainnya yang harus dihindari wanita.
Awal masa kehidupan Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam
Penguburan Nabi Muhammad shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam dan usianya
Penguburannya dan usianya
Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam dikuburkan pada hari selasa ketika matahari tergelincir (yakni, condong dari tengah langit ke arah barat, yaitu waktu zhuhur). Ada juga yang mengatakan malam Rabu.(1)
Apakah muntah bani Adam najis?
Thoharoh haqiqiyah
Najis
Apakah muntah bani Adam najis?
Telah disebutkan berkali-kali bahwa hukum asal segala sesuatu itu adalah suci.
Pengobatan adalah mubah
Kelima: Pengobatan adalah mubah
Alhasil, pengobatan adalah mubah. Siapa yang berobat, maka tiada dosa atas dirinya.
Apakah darah tergolong najis? (3)
Thoharoh haqiqiyah
Najis
Apakah darah tergolong najis?
Darah itu ada beberapa jenis:
3) Darah hewan yang boleh dimakan dagingnya
Pendapat mengenainya seperti pendapat mengenai darah manusia, dalam hal tidak adanya dalil yang menunjukkan kenajisannya. Jadi, hukumnya dibawa kepada hukum asalnya (yaitu suci).
Kewajiban bagi orang sakit (8)
"Hai orang-orang yang beriman, apabila salah seorang kamu menghadapi kematian, sedang dia akan berwasiat, maka hendaklah (wasiat) disaksikan oleh dua orang yang adil di antara kamu, atau dua orang yang berlainan agama dengan kamu, jika kamu dalam perjalanan di muka bumi lalu kamu ditimpa bahaya kematian, kamu tahan kedua saksi itu sesudah sholat (untuk bersumpah), lalu mereka keduanya bersumpah dengan nama ALLOH jika kamu ragu-ragu; '(Demi ALLOH) kami tidak akan menukar sumpah ini dengan harga yang sedikit (untuk kepentingan seseorang), walaupun dia karib kerabat, dan tidak (pula) kami menyembunyikan persaksian ALLOH;
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa untuk membunuhnya (11)
11) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
Sesungguhnya, ia (dajjal) akan berjalan-jalan di muka bumi, dan sesungguhnya bumi dan langit adalah milik ALLOH.*)
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa untuk membunuhnya (10)
10) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
Sesungguhnya, ia (dajjal) adalah makhluq yang buta sebelah mata, [yang mata sebelah kirinya tidak nampak jelas],(1) [di atasnya ada kulit tipis selaput mata yang menebal](2) [berwarna hijau seperti bintang mutiara yang sangat cemerlang warnanya],(3) [sedang mata sebelah kanannya seperti buah anggur yang terapung (maksudnya: sangat jelas nampak tidak seperti yang kiri)],(4) [tidak menonjol dan tidak pula timbul ke permukaan],(5) [rambutnya kusut dan tidak rapi],(6) [perhatikanlah, ciri-cirinya tidak samar bagi kalian, maka jangan sekali-kali kalian tidak mengenalinya],(7) sesungguhnya ROBB kalian tidak buta sebelah matanya. [Perhatikanlah, sesungguhnya ciri-cirinya tidak samar bagi kalian, maka jangan sekali-kali kamu tidak mengenalinya, sesungguhnya ROBB kalian tidaklah buta sebelah mata](8) [itu diucapkan tiga kali],(9) [kemudian Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam menunjuk ke arah kedua matanya].(10) [Dan sekali-kali kalian tidak akan dapat melihat ROBB kalian sehingga mati terlebih dahulu](11).
Apakah darah tergolong najis? (2)
Thoharoh haqiqiyah
Najis
Apakah darah tergolong najis?
Darah itu ada beberapa jenis:
2. Darah manusia (1)
Terdapat perselisihan pendapat mengenainya. Pendapat yang masyhur di kalangan 'Ulama-'ulama madzhab fiqih bahwa darah adalah najis. Namun, mereka tidak memiliki hujjah. Hanya saja darah itu diharomkan berdasarkan nash al-Qur-an, dalam firman-NYA:
Apakah darah tergolong najis?
Thoharoh haqiqiyah
Najis
Apakah darah tergolong najis?
Darah itu ada beberapa jenis:
1. Darah haidh
Darah ini najis, menurut kesepakatan 'Ulama. Telah disebutkan dalil yang menunjukkan kenajisannya.
Apakah khomer termasuk najis? (2)
Thoharoh haqiqiyah
Najis
Apakah khomer termasuk najis?
Para 'Ulama berbeda pendapat tentang hukum khomer dalam dua pendapat:
Pemdapat kedua, khomer itu suci. Ini adalah pendapat Robi'ah, al-Laits, al-Muzani dan selainnya dari kalangan Salaf. Dan ini adalah pendapat yang dipilih asy-Syaukani, ash-Shon'ani, Ahmad Syakir dan al-Albani -rohimahumuLLOOH- Inilah pendapat yang rojih berdasarkan alasan berikut ini:
Akhlaq isteri yang ideal (8)
"Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada ALLOH dan hendaklah kalian bersama orang-orang yang benar."
(Qur-an Suroh at-Taubah: Ayat 119)
Akhlaq isteri yang ideal (7)
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa untuk membunuhnya (9)
9) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
Kemudian ia (dajjal) memuji dirinya dengan mengatakan, "Aku adalah ROBB kalian." dan (sabda Rosul) ingat, kalian tidak akan dapat melihat ROBB kalian sehingga kalian mati.
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa untuk membunuhnya (8)
8) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
Di awal kemunculannya, ia (dajjal) berkata, "Aku Nabi, dan tidak ada Nabi sesudahku."
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa untuk membunuhnya (7)
7) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
Sesungguhnya, aku akan menjelaskan sifat dan ciri-ciri dajjal dengan penjelasan yang belum pernah disampaikan oleh seorang Nabi pun sebelumku). (Di dalam hadits 'Ubadah, 'Sungguh aku telah bercerita banyak kepada kalian tentang dajjal, sampai-sampai aku khawatir kalian tidak menyerap dan mengertinya).*)
Kisah dajjal dan turunnya Nabi 'Isa untuk membunuhnya (6)
6) Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda:
Dan sunnguh ia (dajjal) akan muncul [dari [bumi] belahan timur](1) [Yang bernama 'Khurosan'],(2) [di tengah orang-orang yahudi Ashfahan],(3) [wajah-wajah mereka seperti wajah orang-orang Turki],(4) (dari arah 'Khollah' yang terletak antara Syam dan Iraq, kemudian ia membuat kerusakan ke arah kanan [dan membuat kerusakan] ke arah kiri.(5) Wahai hamba-hamba ALLOH! Tetap teguhlah [diucapkan tiga kali].(6)
Wafat Nabi Muhammad shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam
Wafatnya
Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam wafat pada waktu dhuha hari senin*), tanggal dua belas, [riwayat lain] malam**) bulan Robi-ul Awwal, tahun sebelas hijrah. Darinya dimulai sejarah, sebagaimana yang telah disebutkan.***)
Akhlaq isteri yang ideal (6)
Kehidupan ini penuh dengan tantangan dan kesulitan. Kehidupan ini bukan tempat mangkal orang yang datang dan pergi, bukan bulan madu seperti yang banyak digambarkan para wanita. Tetapi wanita harus mengemban tanggung jawab dan pengorbanan yang berat, yang bisa dirasakan wanita Muslimah karena manisnya iman.
Pendapat yang membolehkan pengobatan
Keempat: Pendapat yang membolehkan
Kini hanya tersisa satu pendapat yang membolehkan, dan pendapat inilah yang dikuatkan dengan sejumlah dalil, yang semuanya tidak ada kekurangan.
Pendapat yang mensunnatkan dan membolehkan pengobatan
Ketiga: Pendapat yang mensunnatkan dan membolehkan
Dengan gugurnya pendapat-pendapat di atas (sebelumnya yakni mengharomkan, memakruhkan, tidak mewajibkan), kini tinggal pendapat yang mensunnatkan dan membolehkan pengobatan,
Tidak akuratnya pendapat yang tidak mewajibkan pengobatan
Kedua: Tidak akuratnya pendapat yang tidak mewajibkan pengobatan
Dasarnya adalah hadits Atho' bin Robah, dia berkata, Ibnu 'Abbas rodhiyaLLOOHU 'anhu pernah berkata kepadaku, "Bagaimana jika kuberitahukan kepadamu tentang seorang wanita dari penghuni Surga?'
Mukhtashor Shohih Bukhori 46
POKOK-POKOK KESESATAN SYI'AH: Pendapat Para 'Ulama
Berdasarkan hadits-hadits tersebut diatas, para 'ulama berpendapat sebagai berikut:
Kelahiran Nabi Muhammad shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam
Kelahirannya
Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam dilahirkan pada tahun Gajah. Ada yang mengatakan, tiga puluh tahun setelahnya.
Ibunda Nabi Muhammad shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam
Ibundanya
Ibu Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam adalah Aminah binti Wahab
Kun-yah (nama pengganti) dan Nama Rosululloh
Kun-yah dan Nama Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam.
(Kun-yah adalah panggilan pengganti nama asli, biasanya dengan memakai istilah Abu Fulan atau Ummu Fulan, (yang berarti bapaknya si Fulan atau ibunya si Fulan), biasanya nama itu diambil dari nama anak yang paling besar)
Kun-yah Nabi shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam yang masyhur ialah Abul Qosim.
Kewajiban bagi orang sakit (7)
Hal ini berdasarkan hadits Sa'ad bin Abi Waqqosh rodhiyaLLOOHU 'anhu dalam kitab ash-Shohihain, "Aku bersama Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam di waktu hajji wada', pada saat itu aku sakit dan hampir mati, maka ketika Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam menjengukku, aku bertanya, 'Wahai Rosululloh, sesungguhnya aku mempunyai harta yang banyak, sementara tidak ada yang mewarisiku selain seorang putriku, bolehkah aku mewasiatkan dua pertiga dari hartaku?' Beliau shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam bersabda, 'Jangan!' Aku bertanya lagi, 'Setengah hartaku?'