Adabul Mufrad (120)

Al-Adab al-Mufrad

Adabul Mufrad

Kitab Tetangga

66. Bab Tidak mengganggu tetangganya.

120. 'Umarah bin Ghurab berkata bahwa bibinya pernah bertanya pada 'Aisyah (Ummul Mu-'minin) ra-dhiyallaahu 'anha, "Sesungguhnya suami salah seorang di antara kami punya hajat padanya, tetapi dia tidak mau, mungkin dalam keadaan marah atau mungkin dalam keadaan tidak bergairah, apakah itu dosa bagi kami?" 'Aisyah menjawab, "Ya, sesungguhnya salah satu dari haknya adalah jika dia menginginkanmu sedang kau berada di atas Qatab (tempat duduk di atas unta) maka jangan kalian mencegahnya." Kukatakan, "Kalau dia dalam keadaan haidh dan tidak ada baginya dan suaminya kecuali satu tempat tidur atau satu lihaf (pakaian yang menutupi seluruh tubuh), apa yang dilakukannya?" 'Aisyah menjawab, "Hendaknya dia mengencangkan sarungnya lalu dia tidur bersamanya, maka bagi dia (suaminya) apa yang di atasnya. Kuberitahu engkau apa yang dilakukan oleh Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam, bahwa beliau pernah bermalam bersamaku, lalu kugiling gandum dan kubuatkan roti. Beliau (shallallaahu 'alaihi wa sallam) masuk lalu menutup pintu kemudian beliau memasuki masjid. Jika akan tidur beliau (shallallaahu 'alaihi wa sallam) tutup pintu, qirbah dan cawan, serta mematikan lampu. Maka beliau (shallallaahu 'alaihi wa sallam) kutunggu sampai kembali agar aku dapat memberinya makan roti pipih, tetapi tidak juga kembali. Sampai aku tertidur. Beliau (shallallaahu 'alaihi wa sallam) lalu tersiksa oleh dingin. Beliau (shallallaahu 'alaihi wa sallam) kemudian menemuiku dan bersabda, 'Hangatkanlah aku, hangatkanlah aku.' Kukatakan, 'Aku dalam keadaan haidh.' Beliau (shallallaahu 'alaihi wa sallam) bersabda, 'Ya, meskipun engkau haidh! Lebarkanlah kedua pahamu.' Maka kulebarkan kedua pahaku. Beliau (shallallaahu 'alaihi wa sallam) lalu meletakkan pipi dan kepalanya di atas pahaku sampai beliau merasa hangat. Tiba-tiba ada kambingnya tetangga yang menghampiri hewan piaraan. Dia masuk dan menuju roti lalu mengambilnya dan kemudian membelakangi diri sambil membawa rotinya. Maka aku gerakkan tubuhku dari Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam. Beliau lalu bangun. Maka aku kejar kambing itu ke pintu. Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam lalu bersabda:

'Ambillah apa yang kau dapatkan dari rotimu dan jangan kau ganggu tetanggamu dengan kambingnya.'"

* Isnadnya dha'if.

===

Maraji'/ Sumber:
Kitab: Adabul Mufrad, Penulis: Imam al-Bukhari rahimahullaah, tanpa keterangan penerbit, tanpa keterangan cetakan, tanpa keterangan tahun, Penerjemah: Muhammad Khalid Abri, Penerbit: Syiar Semesta, Surabaya - Indonesia, Cetakan I, Mei 2004 M.

===

HARGA RANGKA BAJA RINGAN
Anda membutuhkan harga rangka baja ringan di Tangerang? Kami siap membantu Anda. Layanan GRATIS konsultasi, estimasi biaya, dan survei lokasi.
http://www.bajaringantangerang.com

===

Abu Sahla Ary Ambary Ibnu Ahmad al-Bantani
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Daftar Isi Ringkasan Bidayah wa Nihayah