Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullaah.
Kajian Kedua Puluh Lima.
Kajian Ramadhan.
Gambaran Neraka (4).
Dalam Shahiihain disebutkan hadits dari Abu Hurairah ra-dhiyallaahu 'anhu bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Api kalian yang ada sekarang ini, yang biasa dinyalakan oleh manusia, hanya satu bagian saja dari tujuh puluh bagian dari api Neraka Jahannam." (55) Para Shahabat ra-dhiyallaahu 'anhum bertanya: "Ya Rasulullah, sesungguhnya panas api di dunia ini sudah cukup panas." Beliau shallallaahu 'alaihi wa sallam lantas bersabda: "Panasnya dilipatgandakan enam puluh sembilan kali yang seluruhnya setara panasnya."
Dari Abu Hurairah ra-dhiyallaahu 'anhu disebutkan bahwa ia berkata:
"Kami pernah berada di sisi Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam lalu kami mendengar suara sesuatu yang jatuh berdebuk. Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam kemudian bersabda: 'Tahukah kalian apakah ini?' Kami menjawab: 'Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.' Beliau shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Ini adalah batu yang dikirimkan oleh Allah di Jahannam sejak tujuh puluh tahun, dan sekarang ini baru sampai pada bagian dasarnya.'" (HR. Muslim)
Uthbah bin Ghazwan ra-dhiyallaahu 'anhu berkata ketika sedang berkhutbah:
"Telah dijelaskan (oleh Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam) kepada kami bahwa ada batu yang dilemparkan dari tepi Jahannam lalu jatuh ke dalamnya selama tujuh puluh tahun belum juga sampai ke dasarnya. Demi Allah, Jahannam itu akan penuh. Tidakkah kalian heran?!'" (HR. Muslim)
Dari Ibnu 'Abbas ra-dhiyallaahu 'anhuma bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Andaikata satu percikan dari zaqqum menetes di kampung dunia, tentu akan merusak penghidupan seluruh penghuni dunia." (HR. An-Nasa-i, at-Tirmidzi, dan Ibnu Majah) (56)
Dari Nu'man bin Basyir ra-dhiyallaahu 'anhu disebutkan bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Penghuni Neraka yang paling ringan siksanya adalah orang yang mengenakan dua sandal dan dua tali sepatu dari api Neraka, otaknya mendidih karenanya sebagaimana mendidihnya air dalam cerek. Ia tiada melihat seorang pun yang lebih dahsyat siksanya daripada dirinya, padahal ia adalah yang paling ringan siksanya." (HR. Muslim)
Al-Bukhari juga meriwayatkan hadits yang serupa.
Baca selanjutnya: Gambaran Neraka (5)
===
(55) Baca: Sepertujuh puluh dari panas api Jahannam, -penerj.
(56) Diriwayatkan juga oleh al-Hakim, dan ia mengatakan shahih berdasarkan syarat al-Bukhari dan Muslim.
===
Maraji'/ sumber:
Kitab: Majaalisu Syahru Ramadhaan, Penulis: Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullaah, Penerbit: Daruts Tsurayya lin Nasyr - Riyadh, Cetakan I, 1422 H/ 2002 M, Judul terjemahan: Kajian Ramadhan, Penerjemah: Salafuddin Abu Sayyid, Penerbit: al-Qowam - Solo, Cetakan V, 2012 M.
===
Ary Ambary Ahmad Abu Sahla al-Bantani
Sent from my BlackBerry® PIN 269C8299
powered by Sinyal Kuat INDOSAT