Anda dan Harta: Bagaimana Anda Mendapatkan Harta? 1. Perbuatan Baik

Anda dan Harta

Bagaimana Anda Mendapatkan Harta?

1. Perbuatan Baik

Allah berfirman,

"Barangsiapa berbuat baik, laki-laki maupun perempuan, dan dia mukmin, maka Kami akan menghidupkannya dalam kehidupan yang baik (hayaatan thayyibatan). Dan Kami akan membalas mereka dengan balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan." (QS. An-Nahl: 97)

Allah berfirman,

"Agar Allah membalas orang-orang yang beriman dan melakukan perbuatan-perbuatan baik. Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia." (QS. Saba': 4)

Menurut Ibnu 'Abbas (ra-dhiyallaahu 'anhuma), Sa'id bin Jabir, Atha', dan adh-Dhahhak, makna dari kehiduapan yang baik (hayaatan thayyibatan) adalah rezeki yang halal dan baik. Dikatakan bahwa makna hayaatan thayyibatan mencakup berbagai ketenangan. Syarat mendapatkan semua itu adalah dengan melakukan perbuatan baik ('amal shalih) yang dilandasi oleh iman kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa ingin mendapatkan kehidupan yang baik di dunia dan mendapatkan balasan yang lebih baik di akhirat nanti, maka dia harus melakukan syarat-syarat di atas. Yaitu dengan melakukan kerja-kerja yang profesional dan baik, dan mengikuti petunjuk dari kitab Allah dan Rasul-Nya. Ini janji dari Allah, dan janji Allah pasti terlaksana.

Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam meyakinkan akan kepastian sebab-sebab ini. Beliau (Shallallaahu 'alaihi wa Sallam) bersabda,

"Sesungguhnya orang kafir jika berbuat baik, Allah akan balas perbuatan baik itu di dunia. Adapun orang mukmin jika berbuat baik, maka Allah akan menyimpan pahalanya di akhirat dan memberinya rezeki di dunia." (1)

Sesungguhnya Allah membalas setiap perbuatan baik yang dilakukan oleh orang mukmin maupun kafir di dunia ini. Bedanya adalah, bahwa seorang mukmin akan mendapatkan tambahan, yaitu Surga yang Allah balas untuknya karena perbuatan baik yang dilakukan atas dasar iman kepada Allah.

Bagian dari perbuatan-perbuatan baik itu adalah: Iman kepada Allah, Malaikat-malaikat, Kitab-kitab, para Utusan (Rasul-rasul), hari Kiamat, ketentuan baik dan buruk, kebangkitan dan pengumpulan, timbangan, serta Surga dan Neraka. Allah berfirman,

"Sungguh andai penduduk sebuah wilayah beriman dan bertakwa, sungguh akan Kami buka keberkahan-keberkahan dari langit dan bumi. Sayangnya mereka mendustakan, maka Kami siksa mereka sebab apa yang mereka kerjakan." (QS. Al-A'raf: 96)

Iman kepada Allah harus menancap di hati, diucapkan oleh bibir, dan dibuktikan dengan perbuatan-perbuatan fisik, yaitu kesaksian bahwa tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, dan mendirikan shalat. Allah berfirman,

"Perintahkan keluargamu untuk shalat dan bersabar atas shalat. Kami tidak meminta rezeki dari kamu. Kamilah yang memberi rezeki kamu dan akhir yang baik untuk ketakwaan." (QS. Thaha: 132) Yaitu membayar zakat, puasa Ramadhan, dan haji bagi yang mampu.

Barangsiapa melakukan perbuatan-perbuatan baik ini, maka ia berhak menjadi orang-orang yang beriman dan berbuat baik yang disebut berulang kali oleh Allah dalam Kitab-Nya. Begitu juga ia berhak mendapatkan kehidupan yang baik dari Allah, yang memperoleh ketenangan dari berbagai arah. Rezeki datang padanya dari Sang Pemberi rezeki yang terbaik. Begitu pula ia berhak mendapatkan kehidupan yang baik di akhirat dan dibalas dengan balasan yang baik dari apa yang ia kerjakan.

Orang-orang yang beriman dan berbuat berbagai kebajikan adalah makhluk terbaik yang diridhai Allah. Inilah posisi tertinggi dari nikmat-nikmat Allah yang pasti. Allah berfirman,

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan melakukan berbagai kebajikan adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di sisi Rabbnya adalah Surga Adn yang di dalamnya mengalir sungai-sungai. Mereka kekal selamanya di dalamnya. Allah meridhai mereka dan mereka pun ridha pada Allah. Yang demikian itu bagi orang yang takut pada Rabbnya." (QS. Al-Bayyinah: 7-8)

===

(1) HR. Muslim, kitab Shifat al-Qiyamah, bab Jaza' al-Mukmin fi ad-Dunya wa al-Akhirah.

===

Maraji'/ Sumber:
Kitab: Anta wal maala, Penulis: Syaikh Adnan ath-Tharsyah, Penerbit: Maktabah Wahbah - Kairo, Judul terjemah: Anda dan harta, Penerjemah: Taufik Damas Lc, Penerbit: Pustaka al-Kautsar, Jakarta - Indonesia, Cetakan I, Juli 2004 M.

===

Ary Ambary Ahmad Abu Sahla al-Bantani
Sent from my BlackBerry® PIN 269C8299
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Daftar Isi Ringkasan Bidayah wa Nihayah