Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullaah.
Kajian Kedua Puluh Empat.
Kajian Ramadhan.
Kriteria Penghuni Surga (4).
Kelima: Orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Mereka senantiasa menjaga kemaluan dari berbuat zina dan liwath (homoseksual), karena keduanya merupakan bentuk kemaksiatan kepada Allah serta merupakan kemerosotan moral dan sosial. Boleh jadi yang dimaksud dengan 'memelihara' kemaluan itu bersifat lebih umum lagi dari hal itu, termasuk di antaranya menjaga pandangan dan sentuhan.
Firman Allah yang menyatakan: "Maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela", berisi isyarat bahwa pada asalnya manusia itu dicela bila melakukan hal ini, kecuali kepada isteri dan budak perempuan yang dimilikinya. Sebab, hal itu dilakukan karena adanya kebutuhan untuk menyalurkan kebutuhan biologis manusia, untuk menghasilkan keturunan serta kemaslahatan-kemaslahatan lain. Keumuman makna dari firman Allah Sub-haanahu wa Ta'aala: "Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas", menjadi dalil atas keharaman istimna' (masturbasi, onani), karena perbuatan itu dilakukan tidak pada isteri maupun budak-budak perempuan.
Keenam: Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.
Yang dinamakan amanat adalah sesuatu yang dipercayakan (diamanatkan) kepada seseorang, baik berupa perkataan, perbuatan maupun barang. Jika ada orang yang berbicara kepadamu mengenai suatu rahasia, maka ia berarti memberikan amanat kepadamu. Orang yang melakukan sesuatu di hadapanmu yang tidak ingin diketahui oleh orang lain, maka ia berarti telah memberikan kepercayaan (amanat) kepadamu. Orang yang menyerahkan kepadamu harta bendanya agar engkau menjaganya, maka ia berarti telah memberikan amanat kepadamu. Demikian juga janji yang diberikan oleh seseorang kepada Allah seperti nazar, atau janji-janji yang biasa berlaku di antara manusia. Calon penghuni Surga akan senantiasa menjaga amanat dan janji yang mereka berikan kepada Allah serta janji antara sesama mereka sendiri. Termasuk dalam kategori ini adalah memenuhi janji dan syarat-syarat yang dibolehkan dalam perjanjian itu.
Ketujuh: Orang-orang yang memelihara shalatnya.
Mereka senantiasa menjaga shalat, jangan sampai terabaikan atau terlalaikan. Caranya adalah dengan menunaikannya tepat pada waktunya dalam bentuk yang sesempurna mungkin dengan memenuhi syarat, rukun dan kewajiban-kewajibannya.
Allah Sub-haanahu wa Ta'aala menyebutkan sekian banyak sifat dan kriteria di dalam al-Qur-an mengenai para calon penghuni Surga selain yang telah kami sebutkan di atas. Allah Sub-haanahu wa Ta'aala menyebutkan hal itu agar orang yang ingin meraihnya mau menjadikannya sebagai sifat dan kriteria yang ada di dalam dirinya. Dalam hadits yang berasal dari Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam juga banyak disebutkan tentang kriteria-kriteria itu.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra-dhiyallaahu 'anhu bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Siapa yang menempuh jalan untuk mencari 'ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju Surga karenanya." (HR. Muslim)
Imam Muslim juga meriwayatkan bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Maukah kalian aku tunjukkan kepadamu sesuatu yang dengannya Allah akan menghapuskan dosa-dosa dan mengangkat beberapa derajat?" Para Shahabat ra-dhiyallaahu 'anhum menjawab: "Sudah tentu, ya Rasulullah." Beliau shallallaahu 'alaihi wa sallam kemudian bersabda: "Yaitu menyempurnakan wudhu' sekalipun memberatkan, banyak melangkahkan kaki ke masjid, dan menunggu shalat setelah mengerjakan shalat."
Baca selanjutnya: Kriteria Penghuni Surga (5)
===
Maraji'/ sumber:
Kitab: Majaalisu Syahru Ramadhaan, Penulis: Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullaah, Penerbit: Daruts Tsurayya lin Nasyr - Riyadh, Cetakan I, 1422 H/ 2002 M, Judul terjemahan: Kajian Ramadhan, Penerjemah: Salafuddin Abu Sayyid, Penerbit: al-Qowam - Solo, Cetakan V, 2012 M.
===
Ary Ambary Ahmad Abu Sahla al-Bantani
Sent from my BlackBerry® PIN 269C8299
powered by Sinyal Kuat INDOSAT