Gambaran Surga (4) | Kajian Ramadhan

Majaalisu Syahru Ramadhaan.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullaah.

Kajian Keduapuluh Tiga.

Kajian Ramadhan.

Gambaran Surga (4).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra-dhiyallaahu 'anhu bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya di dalam Surga itu terdapat seratus tingkatan (derajat) yang dipersiapkan oleh Allah bagi para mujahid yang berjihad di jalan-Nya. Jenjang antara masing-masing tingkatan itu adalah seperti antara langit dan bumi. Maka jika kalian memohon Surga kepada Allah, mohonlah Surga Firdaus, karena ia berada di tengah-tengah Surga dan juga merupakan Surga yang tertinggi. Dari Firdaus inilah sungai-sungai Surga itu mengalir. Sedangkan di atasnya terdapat 'Arsy (singgasana) Allah." (HR. Al-Bukhari)

Dalam Shahiih al-Bukhari juga disebutkan bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya para penghuni Surga itu saling melihat orang-orang yang berada di dalam ruangan-ruangan (ghurfah) yang ada di atas mereka sebagaimana kalian melihat bintang yang berkilauan nun jauh di ufuk timur atau barat, karena di antara mereka ada yang lebih utama dari yang lain." Mereka bertanya: "Apakah itu merupakan tempat-tempat para Nabi yang tidak bisa diraih oleh selain mereka?" Beliau shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak. Demi Dzat yang menguasai jiwaku, mereka adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan membenarkan para Rasul."

Diriwayatkan dari Abu Malik al-Asy'ari ra-dhiyallaahu 'anhu bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya di dalam Surga itu terdapat tempat-tempat yang luarnya bisa dilihat dari dalamnya, dan dalamnya bisa dilihat dari luarnya. Tempat-tempat itu dipersiapkan oleh Allah bagi orang yang memberi makan orang lain, selalu berpuasa, dan mengerjakan shalat malam ketika orang-orang sedang tidur." (HR. Ath-Thabrani) (50)

Diriwayatkan dari Abu Musa ra-dhiyallaahu 'anhu bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya orang mukmin di Surga nanti mempunyai sebuah tenda yang terbuat dari satu jenis permata yang membentuk ruangan. Panjangnya di langit adalah enam puluh mil. Orang mukmin di dalam kemah itu mempunyai isteri-isteri yang mereka gilir, sedangkan sebagian dari mereka tidak melihat yang lain." (Mutafaq 'alaih)

Baca selanjutnya: Gambaran Surga (5)

===

(50) Hadits ini diriwayatkan juga oleh Imam Ahmad dengan tambahan: "...dan melembutkan perkataan."

===

Maraji'/ sumber:
Kitab: Majaalisu Syahru Ramadhaan, Penulis: Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullaah, Penerbit: Daruts Tsurayya lin Nasyr - Riyadh, Cetakan I, 1422 H/ 2002 M, Judul terjemahan: Kajian Ramadhan, Penerjemah: Salafuddin Abu Sayyid, Penerbit: al-Qowam - Solo, Cetakan V, 2012 M.

===

Ary Ambary Ahmad Abu Sahla al-Bantani
Sent from my BlackBerry® PIN 269C8299
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Daftar Isi Ringkasan Bidayah wa Nihayah