Kriteria Penghuni Surga (6) | Kajian Ramadhan

Majaalisu Syahru Ramadhaan.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullaah.

Kajian Kedua Puluh Empat.

Kajian Ramadhan.

Kriteria Penghuni Surga (6).

Diriwayatkan dari Mu'adz bin Jabal ra-dhiyallaahu 'anhu bahwa ia pernah berkata kepada Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam: "Beritahukanlah kepadaku tentang suatu 'amalan yang bisa menjadikanku masuk Surga dan menjauhkanku dari Neraka." Beliau shallallaahu 'alaihi wa sallam lantas bersabda:

"Sungguh engkau telah menanyakan sesuatu yang agung, akan tetapi hal itu sangatlah mudah bagi siapa saja yang diberi kemudahan oleh Allah. Yaitu, beribadahlah kepada Allah dan janganlah menyekutukan-Nya dengan sesuatu, tegakkan shalat, tunaikan zakat, berpuasa Ramadhan dan laksanakan 'ibadah hajji ke Baitullah." (HR. Ahmad, dan at-Tirmidzi serta dishahihkan olehnya)

Diriwayatkan dari Sahl bin Sa'd ra-dhiyallaahu 'anhu bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya di dalam Surga itu ada sebuah pintu yang dinamakan Rayyan yang pada hari Kiamat nanti dimasuki oleh orang-orang yang melakukan puasa. Tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu itu selain mereka." (Mutafaq 'alaih)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra-dhiyallaahu 'anhu bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Satu umrah ke umrah berikutnya akan menghapus dosa-dosa yang dilakukan pada jarak waktu antara keduanya, sedangkan haji mabrur itu tidak ada balasannya kecuali Surga." (Mutafaq 'alaih)

Diriwayatkan dari Jabir ra-dhiyallaahu 'anhu bahwa ia berkata: Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Siapa yang mempunyai tiga anak perempuan yang ia lindungi, ia sayangi dan ia pelihara, maka ia sudah tentu akan masuk Surga." Ditanyakanlah kepada beliau shallallaahu 'alaihi wa sallam: "Ya Rasulullah, jika hanya dua anak perempuan?" Beliau shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sekalipun hanya dua." Jabir berkata: "Maka sebagian shahabat memandang bahwa kalau ada yang mengatakan 'walau hanya satu', maka tentu beliau shallallaahu 'alaihi wa sallam juga akan menjawab 'sekalipun hanya satu.'" (HR. Ahmad)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra-dhiyallaahu 'anhu bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai 'amalan yang paling banyak menyebabkan seseorang itu masuk Surga, lalu beliau shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Bertakwa kepada Allah dan berakhlak baik." (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Hibban dalam Shahiihnya)

Diriwayatkan dari Iyad bin Himar al-Mujasyi'i ra-dhiyallaahu 'anhu bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Para penghuni Surga itu ada tiga macam: (1) Penguasa yang adil, murah hati (suka bersedekah) dan suka mendamaikan, (2) Orang yang penyayang dan lentur hatinya kepada setiap kerabat, dan (3) Seorang Muslim yang suci dan selalu menjaga kesucian dan mempunyai tanggungan keluarga." (HR. Muslim dalam sebuah hadits yang panjang)

Demikianlah sejumlah hadits yang menjelaskan sekian banyak 'amalan di antara amalan-amalan penghuni Surga bagi siapa saja yang ingin sampai ke sana.

Kita memohon kepada Allah agar berkenan memudahkan kita semua untuk menempuhnya dan agar meneguhkan kita di atas jalan ini. Sesungguhnya Allah Maha Pemurah. Semoga Allah senantiasa mencurahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad, serta kepada keluarga dan para Shahabat beliau seluruhnya.

===

Maraji'/ sumber:
Kitab: Majaalisu Syahru Ramadhaan, Penulis: Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullaah, Penerbit: Daruts Tsurayya lin Nasyr - Riyadh, Cetakan I, 1422 H/ 2002 M, Judul terjemahan: Kajian Ramadhan, Penerjemah: Salafuddin Abu Sayyid, Penerbit: al-Qowam - Solo, Cetakan V, 2012 M.

===

Ary Ambary Ahmad Abu Sahla al-Bantani
Sent from my BlackBerry® PIN 269C8299
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Daftar Isi Ringkasan Bidayah wa Nihayah