Waspada makanan sampah!

Kolom Asosiasi Bekam Indonesia

Wawancara

dr. Zaidul Akbar: Waspada Makanan Sampah!

Kolesterol saat ini telah mendapat banyak perhatian karena diklaim berkaitan dengan beberapa penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Menurut dr. Zaidul Akbar, Ketua Umum ABI (Asosiasi Bekam Indonesia) ketika kolesterol meninggi seharusnya yang dipermasalahkan bukan kolesterolnya, namun imbas terhadap beberapa organ. Berikut bincang-bincang dengan dr. Zaidul Akbar:

Apa pendapat anda tentang kolesterol?

Kolesterol itu sebenarnya normal adanya dalam tubuh dan merupakan salah satu fraksi lemak yang kita makan. Salah satu fungsinya membantu metabolisme tubuh.

Mengapa sebagian masyarakat takut dengan kolesterol?

Ya, karena menjadi salah satu penyakit yang banyak jadi perhatian. Tapi sebenarnya ketika kolesterol tinggi bukan masalah kolesterolnya. Ketika kadarnya tinggi ada organ lain yang terkena imbas, jantung, pembuluh darah atau otak misalnya. Ketika kolesterolnya meningkat organ-organ tadi mengalami kelemahan fungsi, itulah masalahnya. Jadi kekhawatiran masyarakat karena kolesterol sudah identik dengan stroke atau serangan jantung. Artinya ketika terjadi hyperkolesterolemia maka menyebabkan perburukan pada pembuluh darah di jantung atau otak. Terlebih dominasi penyakit degeneratif sekarang ini banyak berkutat pada masalah tersebut.

Bagaimana dengan data pengidap hyperkolesterolemia?

Kalau pastinya saya tidak tahu, tapi zaman sekarang kalau kita merujuk ke rumah sakit, penyakit yang banyak terjadi sekarang ini, ya hyperkolesterolemia. Terlebih Indonesia, tingkat keberalihan konsumsi makanan masyarakatnya ke makanan-makanan sampah cenderung tinggi, sedangkan di Negara seperti Jepang dan Cina kasus hyperkolesterolemia agak jarang karena asupan makanan yang mengandung lemak tak jenuhnya lebih banyak seperti ikan dan produk-produk yang mengandung omega 3 dan lainnya.

Apa saja makanan yang memicu hyperkolesterolemia?

Makanan yang mengandung lemak jenuh, asalnya dari berbagai sumber, bisa dari daging-dagingan, kemudian makanan yang teroksidasi atau digoreng, juga yang dibakar, dimasak berulang-ulang, lemak jeroan, lemak dari margarin atau mentega. Di samping itu tingginya asupan fast food atau asupan protein hewan darat juga memicu tingginya angka kolesterol.

Sepertinya sulit menghindari kolesterol?

Memang kalau mau diet harus betul-betul berusaha, kalau badan mau sehat memang harus mengurangi makanan-makanan seperti yang tadi saya sebutkan atau paling tidak, makanan-makanan seperti sayuran, buah-buahan harus dikonsumsi setiap hari ditambah herbal-herbal seperti madu dan minyak zaitun, itu juga membantu.

Jadi jangan sampai kita kebablasan, jangan karena mengkonsumsi herbal makannya jadi sembarangan, apalagi kita seorang Muslim harusnya makan yang baik, halal dan tidak berlebih-lebihan dalam mengkonsumsi makanan. Jadi yang terpenting makanan kita seimbang dan tidak perlu menjadi seorang vegetarian karena Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam juga makan daging.

===

Maroji':
Tabloid Bekam Edisi 16/ Tahun 3/ 2013.

===

Layanan GRATIS Estimasi Biaya Baja Ringan, Genteng Metal & Plafon Gypsum
http://www.bajaringantangerang.com

===

Sembilan kitab hadits dalam Satu software
Cinta Rosululloh shollaLLOOHU 'alayhi wa sallam?
Gali pesan Beliau di software ini
Software hadits digital berisi sembilan kitab hadits dengan terjemah. Disertai berbagai fitur yang menarik.
Cocok untuk ustadz, pelajar, dan umum
http://lidwa.com

===

BISNIS PULSA
Harga voucher pulsa SANGAT MURAH !
Biaya registrasi GRATIS tanpa dipungut biaya apa pun
Biaya SMS reply Rp 0,- ( GRATIS )
Jumlah nominal deposit pulsa BEBAS tanpa ada minimal jumlah deposit
Transaksi pulsa ONLINE 24 jam sehari NONSTOP
Tidak ada target penjualan
http://www.pulsagram.com

===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Daftar Isi Ringkasan Bidayah wa Nihayah