Menguak Fenomena Kematian dan Rentetan Peristiwa Dahsyat Menjelang Kiamat
Kematian dan Sakaratul Maut
Peristiwa dan Kisah-kisah Husnul Khatimah (3)
13. 'Abdul Ghani al-Maqdisi rahimahullaah.
Imam al-Hafizh 'Abdul Ghani al-Maqdisi rahimahullaah, sosok ahli 'ibadah, panji para hafizh. Putranya, Abu Musa berkata kepadanya saat sekarat: "Apa yang ayah inginkan?" 'Abdul Ghani menjawab: "Surga, aku menginginkan rahmat Allah, tidak lebih dari itu, aku ingin melihat wajah Allah." Sekelompok orang menjenguknya, mereka mengucapkan salam lalu 'Abdul Ghani menjawab, mereka berbicara satu sama lain kemudian Imam 'Abdul Ghani berkata: "Apa-apaan ini, berdzikirlah, ucapkan: Laa ilaaha illallaah." Setelah mereka pergi, 'Abdul Ghani berdzikir dengan kedua bibir dan berisyarat dengan mata. Aku pun pergi untuk menyerahkan sebuah kitab kepada seseorang di sisi masjid, saat kembali, ternyata ruhnya telah keluar. (99)
14. Hammad bin Salamah rahimahullaah.
Musa bin Isma'ili at-Tabudzaki rahimahullaah berkata: "Andai aku berkata kepada kalian bahwa aku tidak pernah melihat Hammad bin Salamah tertawa, berarti aku benar. Ia adalah sosok yang sibuk, kadang menyampaikan hadits, membaca, bertasbih, atau shalat. Ia membagi siang hari untuk semua aktivitas itu."
Yunus bin Muhammad al-Mu'addib rahimahullaah berkata: "Hammad bin Salamah wafat saat shalat di masjid." (100)
15. Ibrahim bin Hani' an-Naisaburi rahimahullaah.
Imam Ibrahim bin Hani' an-Naisaburi rahimahullaah, teman imam Ahmad. Imam Ahmad pernah berkata kepada anak Ibrahim: "Aku tidak kuat melakukan seperti yang ayahmu lakukan," maksudnya 'ibadah. (101)
Ibrahim bin Hani' an-Naisaburi dikenal sebagai sosok yang banyak puasa. Perhatihan kisah akhir hidupnya yang diriwayatkan oleh salah seorang shahabatnya berikut:
Aku menghadiri kematian Abu Ishaq an-Naisaburi, ia berkata kepada puteranya, Ishaq: "Wahai Ishaq, angkatlah tabir." Ishaq berkata: "Ayahku, tabir terangkat." Ibrahim bin Hani' berkata: "Aku haus." Ishaq membawakan air. Ibrahim bertanya: "Matahari sudah terbenam?" Anaknya menjawab: "Belum." Ibrahim terus mengulang kata-katanya itu kemudian ia membaca:
"Untuk kemenangan serupa ini hendaklah berusaha orang-orang yang bekerja." (QS. Ash-Shaffat: 61) Setelah itu ruhnya keluar. (102)
16. 'Ali bin Shalih bin Haiy rahimahullaah.
'Abdullah bin Musa berkata: Aku mendengar Hasan bin Shalih berkata: "Saat saudaraku sekarat, ia menengadahkan pandangan lalu membaca:
"Mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiqin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang shalih. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya." (QS. An-Nisa': 61) Setelah itu ruhnya keluar.
Bersambung...
===
(99) As-Siyar 12/443-471, biografi al-Hafizh.
(100) As-Siyar 7/444-456.
(101) Tarikh Baghdad 6/206.
(102) Tarikh Baghdad 6/206.
===
Maraji'/ Sumber:
Kitab: ar-Riyad an-Naadirah fii Shahiih ad-Daaril Akhirah, Penulis: Dr. Ahmad Musthafa Mutawalli, Ta'liq: Syaikh 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin, judul terjemahan: Seri ke-1 (Serial Trilogi Alam Akhirah) Misteri Kematian, Menguak fenomena kematian dan rentetan peristiwa dahsyat menjelang Kiamat, Penerjemah: Umar Mujtahid Lc, Penerbit: Darul Ilmi Publishing, CV Darul Ilmi, Bogor - Indonesia, Cetakan II, Rabiul Akhir 1434 H/ Februari 2013 M.
===
Ary Ambary Ahmad Abu Sahla al-Bantani
Sent from my BlackBerry® PIN 269C8299
powered by Sinyal Kuat INDOSAT