Sembuh dengan Satu Titik: Penanganan Jarum Patah Saat Dibekam

Sembuh dengan Satu Titik

Bagian Kedua

Cara Membekam yang Efektif

Penanganan Jarum Patah Saat Dibekam

Walaupun jarang, kadang-kadang jarum yang dipakai menusuk bisa patah (penulis menganjurkan memakai pisau, bukan jarum, sehingga yang timbul berupa luka sayat, bukan luka tusuk). Di antara tanda-tandanya adalah sebagai berikut:

1. Badan jarum yang menempel pada pen tinggal setengahnya, atau tidak ada sama sekali.

2. Teraba ada bagian jarum yang tertinggal di bawah kulit.

Cara penanganannya:

1. Tenangkan diri sendiri, tenangkan pasien, dan tenangkan keluarga pasien.

2. Posisi pasien jangan diubah.

3. Bila jarum terlihat, atau teraba, coba jepit dengan pinset dan cabut keluar, atau coba dicari dengan sepotong magnet.

4. Bila usaha untuk mengeluarkan patahan jarum tidak berhasil, sedangkan jarum terletak di tempat vital seperti dekat dengan sendi, atau di daerah pergerakan, maka ia harus dikeluarkan melalui operasi pembedahan.

5. Bila patahan jarum atau pisau bersarang di dalam otot, maka bisa ditinggal begitu saja. Tidak perlu diambil. Namun pasien perlu diberi penjelasan tentang hal tersebut.

===

Maraji'/ sumber:
Buku: Sembuh dengan Satu Titik, Penulis: dr. Wadda' A. Umar, Editor: Effendy Abu Ahmad, Penerbit: Al-Qowam, Solo - Indonesia, Cetakan XIV, Nopember 2012 M/ Muharram 1434 H.

===

HARGA RANGKA BAJA RINGAN
Anda membutuhkan harga rangka baja ringan di Tangerang? Kami siap membantu Anda. Layanan GRATIS konsultasi, estimasi biaya, dan survei lokasi.
http://www.bajaringantangerang.com

===

Abu Sahla Ary Ambary Ibnu Ahmad al-Bantani
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Daftar Isi Ringkasan Bidayah wa Nihayah