Misteri Kematian
Menguak Fenomena Kematian dan Rentetan Peristiwa Dahsyat Menjelang Kiamat
Alam Kubur
Apakah Siksa dan Nikmat Kubur Kekal, Ataukah Berakhir?
Syaikh Ibnu 'Utsaimin rahimahullaah menjelaskan, siksa kubur orang-orang kafir bersifat kekal, mustahil siksa orang kafir lenyap karena mereka layak mendapatkannya. Andai siksa orang kafir lenyap, tentu hal itu menyenangkan mereka sementara mereka tidak berhak untuk itu. Mereka terus berada dalam siksa hingga hari Kiamat meski lama. Kaum Nabi Nuh ('alaihis salaam) yang ditenggelamkan itu, mereka terus disiksa di Neraka tempat mereka berada, siksa terus berlaku untuk mereka hingga hari Kiamat. Seperti itu juga kaum fir'aun, Neraka diperlihatkan kepada mereka pada pagi dan petang. Sebagian ulama menyatakan, siksa orang-orang kafir diringankan dalam jeda waktu dua nafas Neraka Jahannam. Mereka bersandar pada firman Allah Sub-haanahu wa Ta'aala:
"Mereka berkata: 'Aduhai celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat-tidur kami (kubur)?' Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul-rasul(-Nya).'" (QS. Yasin: 52)
Namun tidak harus seperti itu maksudnya, sebab kubur merupakan tempat tidur mereka, meski mereka disiksa di sana.
Sementara orang-orang mukmin yang durhaka Allah putuskan mereka untuk disiksa, di antara mereka ada yang siksanya bersifat terus menerus dan ada juga yang tidak bersifat terus menerus, kadang lama kadang tidak karena hal ini berdasarkan dosa yang mereka lakukan, dan berdasarkan ampunan Allah Sub-haanahu wa Ta'aala. Siksa kubur lebih ringan dari siksa hari Kiamat, sebab siksa kubur tidak membuat orang hina dan tercela, tidak seperti siksa Akhirat karena saat itu siksa disaksikan oleh seluruh makhluk.
"Sesungguhnya Kami menolong Rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari Kiamat)." (QS. Al-Mu`min: 51)
===
Maraji'/ Sumber:
Kitab: ar-Riyad an-Naadirah fii Shahiih ad-Daaril Akhirah, Penulis: Syaikh Dr. Ahmad Musthafa Mutawalli, Ta'liq: Syaikh 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin, tanpa keterangan penerbit, tanpa keterangan cetakan, tanpa keterangan tahun. Judul terjemahan: Seri ke-1 (Serial Trilogi Alam Akhirah) Misteri Kematian, Menguak fenomena kematian dan rentetan peristiwa dahsyat menjelang Kiamat, Penerjemah: Umar Mujtahid Lc, Penerbit: Darul Ilmi Publishing, CV Darul Ilmi, Bogor - Indonesia, Cetakan Kedua, Rabiul Akhir 1434 H/ Februari 2013 M.
===
DAFTAR HARGA BAJA RINGAN
Anda membutuhkan daftar harga baja ringan? Layanan Gratis konsultasi, estimasi biaya, dan survei lokasi.
http://www.bajaringantangerang.com
===
Abu Sahla Ary Ambary Ibnu Ahmad al-Bantani
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT