BACA KELANJUTAN BUKU - BUKU DALAM BLOG INI DI BAITUL KAHFI TANGERANG YANG BARU, KLIK DI SINI !

Tuesday, 19 September 2017

Pendahuluan (3) | Tafsir Al-Qur-an Al-'Azhim

Tafsiirul Qur-aanil 'Azhiim.

Tafsir Ibnu Katsir Juz 1 Al-Faatihah - Al-Baqarah.

Al-Imam Abul Fida Isma'il Ibnu Katsir Ad-Dimasyqi rahimahullah.

Bahrun Abu Bakar Lc.
H. Anwar Abu Bakar Lc.

Pendahuluan (3).

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam ayat lainnya:

Agar dengan dia (Al-Qur'an) aku memberi peringatan kepada kalian dan kepada orang-orang yang sampai Al-Qur'an (kepadanya). (Al-An'aam: 19)

Barang siapa yang sampai kepadanya Al-Qur'an, baik dia sebagai orang Arab ataupun orang Ajam, orang yang berkulit hitam ataupun merah, manusia ataupun jin, maka Al-Qur'an itu merupakan peringatan baginya. Karena itu, di dalam firman-Nya disebutkan:

Dan barang siapa di antara mereka dari kalangan golongan yang bersekutu kafir kepada Al-Qur'an, maka Nerakalah tempat yang diancamkan baginya. (Huud: 17)

Barang siapa dari kalangan mereka yang telah kami sebut kafir (ingkar) kepada Al-Qur'an, maka Neraka adalah tempat yang diancamkan baginya berdasarkan nas dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Pengertiannya sama dengan firman lainnya, yaitu:

Maka serahkanlah kepada-Ku orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al-Qur'an). Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui. (Al-Qalam: 44)

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:

Aku diutus kepada kulit merah dan kulit hitam.

Menurut Mujahid, makna yang dimaksud ialah umat manusia dan jin. Beliau diutus kepada dua jenis makhluk tersebut untuk menyampaikan kepada mereka apa yang telah diwahyukan oleh Allah kepadanya kebatilan -baik dari depan maupun dari belakangnya-, yang diturunkan dari Tuhan Yang Mahabijaksana lagi Maha Terpuji.

Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam telah memberitahukan kepada mereka di dalam Al-Qur'an, bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menganjurkan mereka untuk memahami Al-Qur'an melalui firman-Nya:

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur'an? Kalau kiranya Al-Qur'an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka menemukan banyak pertentangan di dalamnya. (An-Nisaa: 82)

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran. (Shaad: 29)

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur'an, ataukah hati mereka terkunci? (Muhammad: 24)

Baca selanjutnya:

Kembali ke Daftar Isi Buku ini.

Kembali ke Daftar Buku Perpustakaan ini.

===

Maraji'/ Sumber:
Kitab: Tafsiirul Qur-aanil 'Azhiim, Penulis: Al-Imam Abul Fida Isma'il Ibnu Katsir Ad-Dimasyqi, Tanpa Keterangan Penerbit, Tanpa Keterangan Cetakan dan Tahun, Judul Terjemahan: Tafsir Ibnu Katsir Juz 1 Al-Faatihah - Al-Baqarah, Penerjemah: Bahrun Abu Bakar Lc, H. Anwar Abu Bakar Lc, Penyunting: Drs. Ii Sufyana M. Bakri, Penerbit: Sinar Baru Algensindo, Bandung - Indonesia, Cetakan Ketiga, 2003 M.

===

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Blog Archive